Papua Jadi Prioritas Percepatan Pembangunan dan Aktivasi SPPG, Anak-anak  Wilayah 3T Segera Nikmati

Agung Trihandono • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 04:46 WIB
Anak-anak di salah satu SD di Abepura saat mengambil jatah MBG. (Ceposonline.com/Jimianus)
Anak-anak di salah satu SD di Abepura saat mengambil jatah MBG. (Ceposonline.com/Jimianus)

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono  mengungkapkan pihaknya mempercepat pembangunan dan aktivasi SPPG di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) sebagai bagian dari perbaikan tata kelola program MBG dan menargetkan penyelesaiannya dalam waktu satu minggu ke depan.

Percepatan tersebut dilakukan melalui pendekatan berbasis data agar pelaksanaan program benar-benar menjangkau wilayah yang paling membutuhkan, di antaranya wilayah Papua, Nusa Tenggara Timur (NTT), Maluku, dan daerah 3T lainnya.

"Wilayah Papua, NTT, Nias, Maluku, Maluku Utara, dan daerah-daerah yang jauh menjadi prioritas karena masyarakat di sana sangat membutuhkan. Arahan Bapak Menko Pangan bersama seluruh kementerian dan lembaga adalah memastikan pelaksanaannya berjalan cepat, tepat sasaran, dan terkoordinasi dengan baik," katanya.

Ia juga mengemukakan, pembangunan SPPG di wilayah 3T diprioritaskan karena di wilayah-wilayah tersebut, masyarakat rata-rata mengalami prevalensi stunting yang tinggi. 

Oleh karena itu, target yang semula direncanakan selesai dalam waktu satu bulan dipercepat menjadi satu minggu guna memastikan masyarakat di wilayah dengan prevalensi stunting tinggi dapat segera memperoleh manfaat program MBG.(*)

Editor : Agung Trihandono
BGN Mbg