Teknologi AI Merambah Perangkat Pendukung Keselamatan Berkendara, Begini Sistem Kerjanya

Agung Trihandono • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 10:47 WIB

 Dashcam BalckVue yang mengadopsi teknologi AI di Elite 10-2CH. (Ceposnline.com/ANTARA/HO-Blacvue)

Dashcam BalckVue yang mengadopsi teknologi AI di Elite 10-2CH. (Ceposnline.com/ANTARA/HO-Blacvue)

CEPOSONLINE.COM,JAYAPURA - Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) mulai merambah perangkat pendukung keselamatan kendaraan, termasuk kamera dasbor (dashcam) seperti yang disajikan oleh Blackvue melalui Elite 10-2CH.

 

Pada ajang pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, produsen dashcam tersebut memasukkan teknologi AI dengan fitur AI Copilot yang terintegrasi melalui aplikasi pendukung dashcam BlackVue Fleeta.

 

“Kini pengguna tidak hanya dapat merekam perjalanan, tetapi juga memahami perilaku mengemudi mereka melalui analisis yang mudah dipahami dan dapat langsung diterapkan untuk meningkatkan keselamatan di jalan," kata Direktur Pemasaran BlackVue Indonesia, Rudy dalam keterangan resminya, Kamis.

 

Jika sebelumnya dashcam hanya berfungsi merekam perjalanan sebagai bukti saat terjadi kecelakaan, kini teknologi tersebut berkembang menjadi perangkat yang dapat mengolah data berkendara dan memberikan analisis kepada pengemudi.

 

Melalui sistem tersebut, pengguna dapat mengajukan pertanyaan terkait kebiasaan berkendara, seperti penyebab penurunan skor keselamatan atau cara meningkatkan kualitas mengemudi.

 

AI kemudian menganalisis data seperti pola akselerasi, pengereman, kecepatan, hingga durasi perjalanan sebelum memberikan penjelasan dan rekomendasi berdasarkan riwayat penggunaan kendaraan.

 

Pendekatan ini, menunjukkan pergeseran fungsi dashcam dari perangkat dokumentasi menjadi sistem pendukung pengambilan keputusan berbasis data.

 

Analisis yang dihasilkan tidak hanya membantu pengemudi memahami perilaku berkendara, tetapi juga berpotensi dimanfaatkan oleh perusahaan pengelola armada untuk meningkatkan efisiensi operasional dan aspek keselamatan.

 

Selain kemampuan analisis AI, perkembangan dashcam juga ditandai dengan peningkatan fitur keselamatan.

 

Perangkat terbaru telah mampu mendeteksi pengereman mendadak, benturan, akselerasi ekstrem, maupun kendaraan yang melaju melebihi batas kecepatan.

 

Sistem kemudian secara otomatis, bakal menyimpan rekaman sebelum dan sesudah kejadian sehingga peristiwa penting tetap terdokumentasi.

 

Sejumlah perangkat juga telah dilengkapi konektivitas berbasis cloud yang memungkinkan pemantauan kendaraan secara jarak jauh, notifikasi waktu nyata, pencadangan rekaman otomatis, hingga pelacakan lokasi kendaraan.

 

Kehadiran AI pada dashcam menjadi salah satu indikasi bahwa teknologi keselamatan otomotif tidak lagi hanya berfokus pada perekaman visual, melainkan mulai mengedepankan analisis data sebagai sarana membangun kebiasaan berkendara yang lebih aman. (*)

Editor : Agung Trihandono
teknologi Ceposonline.com