Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Harga LPG di Nabire Melonjak Akibat Distribusi Terganggu Konflik Global

Theresia F. Tekege • Rabu, 6 Mei 2026 | 12:27 WIB
 Beberapa tabung LPG yang ada di tempat penjualan GAS. (CEPOSONLINE.COM/ISTIMEWA)
 Beberapa tabung LPG yang ada di tempat penjualan GAS. (CEPOSONLINE.COM/ISTIMEWA)

CEPOSONLINE.COM, NABIRE — Harga gas LPG di Kota Nabire mengalami lonjakan signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Kenaikan ini dipicu oleh kendala distribusi serta dampak situasi global yang memengaruhi rantai pasok energi.

Hal tersebut disampaikan oleh Supervisor (SVP) Alfian saat ditemui di ruang kerja penjualan gas di Karang Tumaritis, Rabu (06/05/26).

Menurut Alfian, salah satu penyebab utama kenaikan harga adalah konflik yang terjadi di wilayah internasional, khususnya di Selat Hormuz.

Dampaknya, jalur distribusi LPG yang sebelumnya melalui Surabaya kini mengalami perubahan.

“Dulu kita kirim ke Surabaya menggunakan kontainer Tanto. Namun, karena konflik di Selat Hormuz, stok di Surabaya menjadi terbatas dan distribusi ke luar Jawa dihentikan. Sekarang Surabaya hanya melayani wilayah Jawa saja,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa pihak Pertamina mengarahkan pengisian LPG untuk wilayah Papua, termasuk Nabire, melalui Ambon dan Jayapura. Secara geografis, Nabire lebih dekat ke Jayapura sehingga pengambilan stok kini dialihkan ke kota tersebut.

Namun, kendala baru muncul dalam proses distribusi dari Jayapura ke Nabire. Tidak adanya jalur pengiriman reguler memaksa agen untuk menyewa kapal sendiri dengan biaya yang jauh lebih tinggi.

“Kita tidak bisa lagi menggunakan kontainer. Sistem sekarang menggunakan LPG curah yang harus diangkut dengan kapal, membutuhkan tenaga kerja tambahan, dan biaya sewa kapal juga mahal,” tambah dia.

 Ia juga menjelaskan bahwa pengambilan tabung LPG di Jayapura harus melalui perwakilan agen, yang turut menambah biaya operasional. Faktor-faktor tersebut secara keseluruhan menyebabkan kenaikan harga LPG di Nabire.

Adapun harga LPG yang berlaku saat ini di tingkat masyarakat adalah:
Tabung 5,5 kg: Rp340.000
Tabung 12 kg: Rp520.000
Tabung 50 kg: Rp2.350.000

Sementara sebelum kenaikan, harga LPG berada di kisaran:
Tabung 5,5 kg: Rp210.000
Tabung 12 kg: Rp400.000
Tabung 50 kg: Rp2.200.000

Kenaikan ini dinilai tidak terhindarkan mengingat lamanya proses distribusi serta metode pengangkutan LPG curah yang lebih kompleks dan mahal.
“Mau tidak mau harga harus menyesuaikan, karena pengiriman lebih lama dan tidak bisa lagi menggunakan kontainer, melainkan harus kapal khusus,” tutup Alfian. (*)

Editor : Lucky Ireeuw
#lpg #Ceposonline.com #NABIRE