CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Kabar baik bagi lulusan SMA/SMK yang bercita-cita menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Seleksi CPNS 2026 diprediksi kembali membuka peluang luas bagi lulusan pendidikan menengah dengan beragam formasi strategis di instansi pusat maupun daerah.
Meski jadwal resmi pendaftaran CPNS 2026 belum diumumkan pemerintah, sejumlah sinyal kuat telah disampaikan.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini menyebut bahwa peluang terbesar pembukaan CPNS ke depan akan diberikan kepada lulusan baru atau fresh graduate.
“Tentunya saya concern terhadap teman-teman fresh graduate,” ujar Rini saat ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Senin (19/1/2026).
Sementara itu saat ini pemerintah masih menghitung kebutuhan CPNS terbaru dengan menunggu usulan dari kementerian dan lembaga (K/L).
Rekrutmen ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan tenaga pelaksana dan jabatan teknis dasar.
Nantinya, seluruh proses pendaftaran CPNS 2026 tetap dilakukan secara terintegrasi melalui portal nasional SSCASN.
Berdasarkan informasi dari akun Instagram @lolosasn, terdapat sejumlah instansi yang diprediksi membuka formasi bagi lulusan SMA/SMK pada CPNS 2026.
Di antaranya Badan Intelijen Negara (BIN) untuk posisi Asisten Penata Kelola Intelijen.
Kemudian Kementerian Hukum dan HAM serta Kejaksaan Agung untuk formasi Penjaga Tahanan.
Kemudian beberapa kementerian teknis seperti Kementerian Pertanian, Kementerian Kesehatan, Kemendikbud, Kementerian Sosial, KLHK, dan Kementerian Dalam Negeri pada jabatan tenaga administrasi.
Selain itu, dua instansi besar juga memberikan sinyal pembukaan CPNS 2026 yami, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berencana membuka formasi periset guna menambah jumlah peneliti nasional yang dinilai masih minim.
Sementara Kementerian Keuangan akan membuka CPNS terbatas bagi lulusan PKN STAN dan SMA, termasuk rencana perekrutan ratusan petugas lapangan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
Adapun formasi CPNS 2026 secara umum diperkirakan tetap berfokus pada sektor strategis seperti tenaga pendidikan, tenaga kesehatan, serta tenaga teknis dan administrasi.
Pemerintah juga diharapkan tetap mengakomodasi lulusan SMA/SMK, khususnya untuk posisi pelaksana yang selama ini menjadi kebutuhan utama di berbagai instansi. (*).
Editor : Yohanes Palen