WAMENA-Ketua Tim Gugus Tugas Covid -19 Jayawijaya Jhon Richard Banua mengharapkan pengawasan jalur darat bisa lebih diperketat oleh Pemerintah Kabupaten Yalimo, usai Jembatan Meteor diresmikan, Jumat (11/9) kemarin.
Dimana arus transportasi darat dari Jayapura ke Yalimo dan kemungkinan berlanjut terus ke jayawijaya akan meningkat. Karena itu, Bupati Jhon akan memaksimalkan Posko yang telah ada di Distrik Wosilimo Kabupaten Jayawijaya untuk mengantisipasi masuknya kendaraan dari Yalimo ke Wamena.
“Saat ini jembatan Kali Yahuli telah diresmikan, maka tentunya arus masuk warga dari Jayapura tidak terbendung lagi, sehingga untuk menjaga Jayawijaya yang telah zero dari Covid -19 kita lebih tingkatkan pengawasan di Pos Wosi, khususnya kendaraan yang masuk dari Yalimo,”ungkapnya Jumat (11/9) kemarin.
Meski pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemda Yalimo untuk melakukan pengawasan, namun Jayawijaya juga harus waspada dengan masuknya warga dari sana, sehingga perlu dilakukan pengawasan yang baik kembali.
“Kita tidak tahu apakah jembatan Kali Yahuli ada petugas yang ditempatkan atau tidak, namun yang pasti kita akan lebih melakukan pengawasan setiap kendaraan dari Yalimo yang masuk ke Wamena,” jelasnya.
Secara terpisah Ketua Tim Gugus Covid -19 Lapago Marthin Yogobi menyatakan pihaknya akan kembali melakukan koordinasi dengan Pemda Yalimo untuk memastikan penempatan petugas kesehatan di jembatan Kali Yahuli untuk melakukan pemeriksaan kepada warga yang masuk dari Jayapura ke Yalimo.
“Kita akan coba koordinasikan dengan Pemda Yalimo untuk memastikan pemeriksaan yang dilakukan terhadap warga yang masuk dari Jayapura menuju ke Elelim melalui jalan darat,” bebernya.
Marthin Yogobi yang juga Wakil Bupati Jayawijaya ini, berharap ada pemeriksaan atau penempatan posko serta tenaga medis untuk melakukan pemeriksaan. Artinya sama-sama ada upaya menjaga wilayah Lapago ini dari penyebaran Covid -19, supaya jangan sampai terlalu banyak lagi seperti daerah lain.
“Sekarang Jayawijaya sudah zero. Kita tinggal menjaga ini agar wilayah yang lainnya juga harus zero untuk kepentingan masyarakat di wilayah Lapago pada umumnya.” katanya.
Ia juga meminta kepada Pemda Yalimo untuk memberikan perhatian kepada masalah ini. Sebab ini merupakan tanggungjawab bersama dan bukan hanya satu kabupaten saja. Sebab Jayawijaya sudah berhasil menjaga akses penerbangan, sekarang giliran Yalimo untuk menjaga akses jalan darat karena melintasi kabupaten tersebut. (jo/tri) Editor : Administrator