KNPB Gelar Aksi Damai di Nabire, Protes Perjanjian New York Agreement

Theresia F. Tekege • Dipublikasikan Sabtu, 15 Agustus 2026 | 09:40 WIB
Massa aksi KNPB duduki jalan raya di Wadio . (CEPOSONLINE.COM/THERESIA F. TEKEGE) 
Massa aksi KNPB duduki jalan raya di Wadio . (CEPOSONLINE.COM/THERESIA F. TEKEGE) 

CEPOSONLINE.COM, NABIRE – Komite Nasional Papua Barat (KNPB) menggelar aksi damai di Nabire, Papua Tengah, Sabtu (15/8/2026), dengan menyuarakan protes terhadap Perjanjian New York Agreement 15 Agustus 1962. Massa aksi berkumpul di sejumlah titik, di antaranya Titik Wadio dan kawasan Pasar Karang.


Pantauan media ini, massa mulai berkumpul di Titik Wadio sekitar pukul 07.44 WIT. Jumlah massa yang berada di kawasan Wadio  hingga saat ini diperkirakan telah mencapai ratusan orang.


Massa kemudian melakukan orasi secara bergantian sambil membentangkan sejumlah spanduk dan mengangkat pamflet berisi berbagai pesan protes. Massa aksi juga membawa bendera serta salib berwarna merah sebagai simbol yang mereka gunakan dalam menyampaikan pesan protes dan perlawanan.


Salah satu spanduk yang dibentangkan bertuliskan “Protes Terhadap Perjanjian Sepihak New York Agreement, 15 Agustus 1962”. Spanduk tersebut juga memuat tulisan “Papua Zona Darurat Militer dan Krisis Kemanusiaan.”


Dalam keterangan pada spanduk, massa menyatakan penolakan terhadap Perjanjian New York 15 Agustus 1962 yang mereka nilai dilakukan tanpa melibatkan rakyat Papua dalam proses perundingan dan pengambilan keputusan.


Selain itu, terdapat pamflet bertuliskan “Papua Darurat Militer  dan Diam Bukan Pilihan” serta sejumlah poster lain yang menyampaikan kritik terhadap situasi Papua dan menyerukan perhatian terhadap persoalan kemanusiaan.


Massa aksi juga terlihat duduk bersama di badan jalan sambil membawa poster dan mengepalkan tangan. Sejumlah massa mengenakan atribut KNPB dan pakaian bernuansa hitam serta loreng.


Hingga berita ini diturunkan, massa aksi masih melakukan orasi-orasi secara bergantian di sejumlah titik. Situasi aksi masih berlangsung dengan massa menyampaikan aspirasi melalui spanduk, pamflet dan orasi.


Jumlah massa yang berkumpul di Titik Wadio hingga saat ini diperkirakan mencapai ratusan orang.


Sementara, Aparat keamanan dari satuan gabungan terlihat berjaga-jaga dan mengawal proses penyampaian aspirasi di titik Wadio Nabire. (*)

Editor : Weny Firmansyah
KNPB NABIRE