Serapan Dana Otsus Pendidikan Mimika Disebut Nol Persen, Kadis: Itu Keliru!

Wahyu Welerubun • Dipublikasikan Kamis, 22 Oktober 2026 | 09:50 WIB
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, Antonius Welerubun. (CEPOSONLINE.COM/MOH. WAHYU WELERUBUN).
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, Antonius Welerubun. (CEPOSONLINE.COM/MOH. WAHYU WELERUBUN). 

CEPOSONLINE.COM, MIMIKA-Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, Papua Tengah, membantah tudingan bahwa penyerapan Dana Otonomi Khusus (Otsus) sektor pendidikan tahun anggaran 2026 masih nol persen. 

 

Dinas mengeklaim pengelolaan anggaran senilai Rp102 miliar tersebut telah terealisasi untuk program beasiswa serta pembangunan fasilitas pendidikan di wilayah pesisir dan pinggiran.

​

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, Antonius Welerubun, menegaskan bahwa tuduhan lambat atau mandeknya penyerapan dana Otsus pendidikan merupakan asumsi yang keliru akibat kendala pembacaan sistem administrasi.

​

“Jangan dikatakan nol, karena kegiatan sudah ada yang berjalan. Ini semua karena sistem saja sehingga pekerjaan tidak terbaca,” tegas Antonius saat ditemui awak media di Hotel Cenderawasih 66, Mimika, Rabu, 21 Oktober 2026.

​

​Antonius merinci, alokasi murni Dana Otsus pendidikan Kabupaten Mimika tahun ini sebenarnya berjumlah Rp72 miliar. 

 

Pagu anggaran tersebut kemudian membengkak menjadi Rp 102 miliar setelah ditambah Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya sebesar Rp 30 miliar.

​

Dari total dana Rp102 miliar yang dikelola, sebesar Rp49 miliar tercatat sudah terealisasi dan kegiatannya telah berjalan di lapangan. Adapun skema sisa alokasi anggaran terbagi dalam beberapa tahap.

 

Tahap pertama Rp49 miliar telah direalisasikan untuk program dan kegiatan di lapangan. Tahap kedua ​Rp 14 miliar masih dalam penuntasan proses administrasi.

 

​Sedangkan, tahap ketiga Rp39 Miliar terdiri dari Rp9 miliar sisa anggaran murni dan Rp30 miliar dana SiLPA yang masih menunggu ketetapan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P).

 

​Mengenai alokasi program, dana bernilai ratusan miliar tersebut difokuskan pada perluasan akses belajar serta pembangunan infrastruktur fisik sekolah di kawasan pesisir dan wilayah pinggiran Mimika.

 

​Selain itu, anggaran ini digunakan untuk membiayai program Beasiswa Otonomi Khusus bagi anak-anak suku Amungme dan Kamoro yang menempuh pendidikan di sekolah-sekolah swasta di wilayah Mimika. (*)

Editor : Elfira Halifa
mimika dinas pendidikan