CEPOSONLINE.COM, MIMIKA — Aparat keamanan gabungan yang terdiri dari Polres Mimika, TNI, Brimob Yon B Pelopor Satbrimob Polda Papua Tengah, Satpol PP, dan Subdenpom XVII/C Timika menggelar patroli skala besar di Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
Adapun patroli gabungan skala besar tersebut dilaksanakan pada Selasa 20 Oktober 2026. Langkah preventif ini menerjunkan personel untuk menyusuri sejumlah ruas jalan utama dan kawasan pusat aktivitas warga guna memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kabag Ops Polres Mimika, AKP Yulius Harikatang, menjelaskan bahwa penyisiran dan pengerahan personel gabungan ini merupakan bagian dari upaya memastikan wilayah Mimika tetap aman dan kondusif.
Momen ini sekaligus bertepatan dengan momentum peringatan dua tahun kepemimpinan Presiden dan Wakil Presiden RI.
Menurut Yulius, hingga saat ini kondisi keamanan di wilayah Kabupaten Mimika berada dalam kondisi stabil dan terkendali tanpa adanya gangguan keamanan yang menonjol.
“Untuk Kabupaten Mimika, khususnya saat ini, kita bersyukur karena tidak ada eskalasi ataupun kejadian menonjol, sehingga situasi tetap kondusif,” kata Yulius, Rabu (21/10/2026).
Selain patroli rutin di area publik, fokus pengamanan aparat gabungan juga ditujukan pada sejumlah agenda besar dan kegiatan yang mengumpulkan massa di Mimika.
Salah satunya adalah gelaran perlombaan di kawasan Kuala Kencana yang didukung oleh PT Freeport Indonesia dengan kehadiran para tamu dari luar daerah.
Di samping itu, aparat juga bersiap mengamankan agenda nasional Konferensi Kota Toleransi yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 14 hingga 18. Kehadiran personel di lapangan ditujukan untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar sekaligus menjamin keamanan para peserta dan pengunjung.
Pihak kepolisian menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor serta peran aktif warga dalam menjaga ketertiban umum di lingkungan masing-masing.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk turut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu ketertiban umum,” imbaunya.
Melalui pendekatan ini, sinergi antara TNI-Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan dapat mempertahankan stabilitas keamanan di Mimika sehingga seluruh kegiatan masyarakat dapat berlangsung aman dan tertib.
Editor : Lucky Ireeuw