Pria di Mimika Tewas Ditikam Pemuda Misterius

Wahyu Welerubun • Dipublikasikan Rabu, 21 Oktober 2026 | 12:21 WIB
Jenazah korban saat berada di RSUD Mimika. (Foto: CEPOSONLINE.COM/ISTIMEWA).
Jenazah korban saat berada di RSUD Mimika. (Foto: CEPOSONLINE.COM/ISTIMEWA).

CEPOSONLINE.COM, MIMIKA — Seorang pria berinisial AN meninggal dunia usai menjadi korban penikaman di kawasan Bendungan Gorong-gorong, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, pada Selasa (20/10/2026) dini hari.

Korban sempat dilarikan ke Instalasi Rawat Darurat (IRD) RSUD Mimika guna mendapatkan perawatan medis darurat. Namun, akibat pendarahan dan luka parah yang dialaminya, nyawa AN tidak tertolong. Korban dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 10.00 WIT.

Humas RSUD Mimika, Lucky Mahakena, mengonfirmasi bahwa pihak rumah sakit sempat menerima dan melakukan tindakan medis terhadap korban sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir.

“Iya benar, korban dibawa ke RSUD tadi malam sekitar pukul 00.00 WIT, tapi tidak tertolong dan meninggal tadi pagi pukul 10.00 WIT. Jenazah korban saat ini sudah berada di kamar jenazah,” ujar Lucky saat dikonfirmasi, Selasa malam. 

Luka Benda Tajam Menembus Jantung
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis awal, penikaman tersebut mengakibatkan fatalitas organ vital. Lucky menjelaskan bahwa korban menderita luka tusuk cukup dalam pada bagian dada sebelah kiri.

“Ada luka bekas benda tajam di bagian dada, tembus paru-paru dan jantung korban,” katanya.

Informasi sementara yang dihimpun menyebutkan, insiden bermula saat korban sedang mengonsumsi minuman keras bersama beberapa rekannya di lokasi kejadian. 

Secara tiba-tiba, dua orang pemuda yang datang dari arah Jalan Sosial mendekati lokasi dan langsung melancarkan serangan fisik terhadap korban.

Meski demikian, detail pasti mengenai runtutan peristiwa serta motif di balik serangan mematikan tersebut masih dalam penyelidikan awal.

Penyidikan Kepolisian Berjalan
Menindaklanjuti kasus dugaan tindak pidana penganiayaan berat hingga menyebabkan kematian ini, manajemen RSUD Mimika telah berkoordinasi secara intensif dengan jajaran kepolisian setempat.

“Kami sudah koordinasi dengan Kapolsek Miru, dan masih menunggu petunjuk penanganan lebih lanjut,” jelas Lucky.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait identitas para pelaku, perburuan di lapangan, maupun motif pasti yang memicu aksi penikaman tersebut. 

(*)

Editor : Lucky Ireeuw
mimika Ceposonline.com