CEPOSONLINE.COM, MIMIKA — Suasana penuh haru dan khidmat menyelimuti ibadah pelepasan jenazah Almarhum Pastor Alexander David Buntoro di Kapela Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, pada Minggu, 18 Oktober 2026 pagi.
Ibadah pelepasan tersebut diikuti oleh Pastor Polycarpus Gunawan Setiyadi, SCJ (Moderator Legio Maria serta Moderator Kerahiman Ilahi di Keuskupan Timika), Pastor Yohanes Haryoto, SCJ (Moderator Karismatik di Keuskupan Timika), serta ratusan jemaat yang hadir memberikan penghormatan terakhir.
Seluruh prosesi ibadah hingga pengawalan menuju Terminal Cargo Bandara Mozes Kilangin Timika dilaksanakan oleh personel Kepolisian Sektor (Polsek) Kuala Kencana. Usai ibadah, jenazah almarhum diantar menggunakan ambulans milik Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika menuju bandara.
Jenazah pastor diberangkatkan menggunakan maskapai Lion Air nomor penerbangan JT 0985 pada pukul 10.55 WIT.
Penerbangan tersebut dijadwalkan transit di Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, sebelum melanjutkan perjalanan ke kampung halamannya di Kota Palembang, Sumatera Selatan.
Kronologi Penemuan Jenazah
Diberitakan sebelumnya, Pastor Alexander ditemukan meninggal dunia di dalam Kolam Renang di Kuala Kencana, Mimika, Papua Tengah, pada Sabtu (17/10/2026).
Pihak kepolisian menyatakan bahwa laporan pertama kali diterima dari pihak keamanan area objek vital setempat.
Kapolsek Kuala Kencana melalui Kanit Reskrim Ipda Willy B., menjelaskan bahwa pihaknya menerima informasi dari petugas keamanan PT Freeport Indonesia sekitar pukul 11.43 WIT terkait adanya seorang pria yang ditemukan tenggelam di kolam renang.
Almarhum dikenal sebagai sosok rohaniwan yang taat dan berdedikasi. Pria yang bertugas di tanah Papua ini diketahui merupakan seorang pastor yang selama kurang lebih satu tahun menjalankan tugas pelayanan umat di wilayah Kokonao, Kabupaten Mimika.
Pelepasan jenazah di Timika menjadi penutup dari pengabdian almarhum di bumi Mimika sebelum peristirahatan terakhirnya di tanah kelahirannya di Palembang.
Sementara itu, hingga saat ini pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab kematian mendiang Pastor Alexander. (*)
Editor : Agung Trihandono