Pesta Musik di Dekat Rumah Duka Memicu Bentrok Warga di Mimika, Satu Orang Terluka

Wahyu Welerubun • Dipublikasikan Jumat, 2 Oktober 2026 | 13:34 WIB
Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak berupaya menenangkan salah satu kelompok warga yang bertikai. (Foto: CEPOSONLINE.COM/POLRES MIMIKA).
Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak berupaya menenangkan salah satu kelompok warga yang bertikai. (Foto: CEPOSONLINE.COM/POLRES MIMIKA).

CEPOSONLINE.COM, MIMIKA — Aksi saling serang antarkelompok warga pecah di Jalan Nawaripi, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, pada Kamis (01/10/2026) malam. 


Bentrokan yang melibatkan warga Gang Gaharu dan Gang Masbait ini dipicu oleh pertikaian akibat suara musik dari sebuah pesta pernikahan yang berlangsung berdekatan dengan rumah duka.


Peristiwa bermula saat keluarga berduka di Gang Masbait menegur penyelenggara pesta di Gang Gaharu agar menurunkan volume musik, mengingat jenazah masih disemayamkan di rumah duka. 


Namun, teguran tersebut tidak diterima hingga akhirnya memicu ketegangan dan berkembang menjadi aksi saling melempar batu antarwarga.


Akibat bentrokan tersebut, seorang pemuda berinisial M (21), warga Gang Masbait, mengalami luka pada bagian tulang kering sebelah kiri setelah terkena lemparan batu.


Respon Cepat Aparat Gabungan


Menerima laporan keributan tersebut, aparat gabungan Polres Mimika dan Brimob Batalyon B langsung mendatangi lokasi kejadian untuk meredam situasi. 


Jajaran pimpinan kepolisian setempat turun langsung mengendalikan massa, dipimpin oleh Kapolres Mimika AKBP Alredo Rumbiak, didampingi Wakapolres Kompol J. Limbong, Kabag Ops AKP Yulius Harikatang, serta Kapolsek Mimika Baru AKP Bobby Pratama beserta pejabat utama lainnya.


Petugas bergerak cepat memisahkan kedua kelompok dan menghentikan seluruh aktivitas pesta pernikahan untuk mencegah bentrok susulan.


Kapolres Mimika AKBP Alredo Rumbiak mendatangi kedua belah pihak secara bergantian guna menyampaikan imbauan persuasif agar warga tidak terprovokasi.


“Saya hadir supaya masalah ini bisa kita selesaikan dengan kepala dingin. Saya tidak ingin ada yang menjadi korban karena masalah seperti ini. Kita bukan mencari siapa yang salah dan siapa yang benar, tetapi bagaimana masalah ini cepat selesai dan tidak ada korban,” ujar Kapolres.


Kapolres meminta warga Gang Gaharu maupun Gang Masbait untuk menahan diri dan tidak melakukan serangan balasan.


“Saya mohon warga tetap menahan diri dan tidak mudah terprovokasi. Jangan melakukan serangan ke sebelah. Saya akan menemui warga di Gang Masbait agar mereka juga menahan diri dan tidak melakukan serangan,” tegasnya.


Evaluasi Izin Acara Pesta


Kepada pihak keluarga yang tengah berduka, kepolisian menyampaikan rasa empati dan meminta agar proses pemakaman serta kedukaan dapat dilanjutkan dengan tenang tanpa gangguan keamanan.


Selain menghentikan acara hiburan musik di lokasi, kepolisian menegaskan bakal menyelidiki legalitas penyelenggaraan pesta pernikahan tersebut. 


Langkah hukum dan administratif akan diambil jika ditemukan adanya pelanggaran perizinan maupun tindak pidana lainnya.


Situasi di Jalan Nawaripi kini telah berhasil dikendalikan dan kondusif. Meski demikian, Polres Mimika tetap menyiagakan personel serta mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar tidak terpengaruh oleh isu-isu liar yang berpotensi memperkeruh suasana.
(*)

Editor : Weny Firmansyah
mimika Ceposonline.com saling serang