Ratusan Orang di Mimika Terinfeksi HIV-AIDS, Didominasi Usia Muda

Wahyu Welerubun • Dipublikasikan Selasa, 29 September 2026 | 11:10 WIB
Ilustrasi. (AI)
Ilustrasi. (AI)

CEPOSONLINE.COM, MIMIKA — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika mencatat 199 kasus baru HIV-AIDS sepanjang Januari hingga Juni 2026. 

 

Temuan ini diperoleh setelah otoritas kesehatan setempat menggelar pemeriksaan terhadap 33.431 warga.

 

Berdasarkan data Dinkes Mimika, rincian kasus terdiri dari 96 pasien terinfeksi HIV dan 103 pasien telah masuk fase AIDS. 

 

Mayoritas penderita berjenis kelamin laki-laki sebanyak 109 orang, sedangkan perempuan tercatat 90 orang.

 

Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Mimika, Kamaludin, mengungkapkan bahwa proporsi penderita didominasi oleh kelompok usia produktif. 

 

Sebanyak 134 pasien berada pada rentang usia 15 hingga 34 tahun. Namun, pihak dinas belum memetakan rincian latar belakang profesi maupun status pendidikan para penderita secara spesifik.

 

"Penularannya macam-macam. Ada pelanggan, hubungan seksual, pekerja. Sebagian besar dari hubungan seksual yang berisiko," kata Kamaludin saat diwawancarai, Senin, 28 September 2026.

 

Guna mendeteksi penularan sejak dini, Dinkes tidak hanya menyasar kelompok berisiko tinggi, tetapi juga memperluas jangkauan tes ke populasi umum.

 

Di tingkat layanan dasar, pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) secara berkala menggelar edukasi pencegahan HIV, mencakup pemahaman moda penularan hingga langkah mitigasi. 

 

Untuk intervensi medis dan medis-sosial, Dinkes mendistribusikan kondom serta menyediakan obat pencegahan HIV metode pre-exposure prophylaxis (PrEP) bagi populasi rentan yang memenuhi syarat medis.

 

"Selain pelaku seks komersial ini berisiko juga untuk pelanggannya terus pasangan pelanggannya. Jadi pemeriksaan rutin dilakukan. Misalnya lokalisasi itu dilakukan Puskesmas Wania. Kemudian bar, timung, kami juga menjangkau mereka," pungkasnya. (*)

Editor : Abdel Gamel Naser
hiv-aids dinkes mimika