CEPOSONLINE.COM, MIMIKA — Kepolisian Sektor Mimika Baru mengintensifkan kegiatan patroli dialogis di sejumlah kawasan rawan guna meminimalisasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Kota Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Kamis (3/9/2026).
Langkah preventif tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Mimika Baru AKP Boby Pratama bersama jajaran pejabat utama dan personel Polsek Mimika Baru. Patroli ini digelar untuk merespons dinamika situasi keamanan daerah sekaligus menjaga stabilitas kamtibmas agar tetap kondusif.
"Kami lakukan giat patroli dialogis ini sebagai bentuk upaya penekanan dan meminimalisir ancaman gangguan Kamtibmas yang muncul khususnya di wilayah Polsek Mimika Baru," ungkap Kapolsek Mimika Baru AKP Boby Pratama di sela-sela kegiatan, Jumat (4/9/2026).
Boby menjelaskan, patroli pencegahan ini telah dijadwalkan secara berkala guna memberikan rasa aman bagi warga yang beraktivitas.
"Giat patroli ini telah berjalan secara rutin mulai minggu ini dan diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat," imbuhnya.
Penyisiran difokuskan pada titik-titik rawan tindak kriminalitas dan area berkumpulnya warga. Dalam patroli tersebut, petugas menjumpai sejumlah kerumunan pemuda di ruang publik.
Tim kepolisian lantas menyampaikan imbauan kamtibmas agar masyarakat tetap waspada serta segera melapor jika melihat potensi ancaman kejahatan.
Boby menekankan pentingnya peran aktif para tokoh masyarakat dan elemen warga untuk memelihara keamanan lingkungan masing-masing.
"Kami tekankan kepada masyarakat dan para tokoh untuk bersama-sama peduli serta peka dengan situasi dilingkungan tempat tinggal dan selalu mengkomunikasikan kepada Kami apabila terjadi ancaman gangguan Kamtibmas," tegas Boby.
Kepolisian meminta warga memanfaatkan saluran komunikasi cepat jika terjadi gangguan keamanan di lapangan.
"Laporkan dan adukan setiap munculnya ancaman gangguan kamtibmas melalui call center atau datang langsung guna dilakukan respon lebih cepat untuk meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan," tutupnya. (*)
Editor : Weny Firmansyah