CEPOSONLINE.COM, MIMIKA — PT Freeport Indonesia (PTFI) mengonfirmasi insiden penembakan terhadap konvoi kendaraan di kawasan Objek Vital Nasional, Mile Post (MP) 60, jalur utama menuju Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Rabu (2/9/2026) pagi.
Aksi pengadangan oleh kelompok tidak dikenal tersebut memicu penutupan sementara akses transportasi darat ke area tambang.
Vice President Corporate Communications PTFI, Katri Krisnati, membeberkan bahwa serangan terjadi saat rombongan melintas di kawasan tersebut sekitar pukul 08.21 WIT.
“PT Freeport Indonesia mengonfirmasi telah terjadi insiden penembakan oleh pihak tidak dikenal terhadap konvoi kendaraan pada Rabu, 2 September 2026 sekitar pukul 08.21 WIT di Mile Post 60, jalan utama menuju Tembagapura,” tutur Katri melalui keterangan tertulisnya, Rabu sore.
Manajemen PTFI memastikan seluruh penumpang dan pengemudi dalam rombongan selamat dari terjangan peluru.
Kendati demikian, perusahaan mengambil langkah antisipatif dengan menghentikan sementara lalu lintas kendaraan di sepanjang jalur utama Tembagapura guna menjaga keselamatan para pekerja.
“Kami terus berkoordinasi dengan aparat keamanan pemerintah terkait hal ini,” ungkap Katri menegaskan prioritas keamanan di wilayah operasional PTFI.
Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak membenarkan peristiwa pengadangan yang menimpa iring-iringan kendaraan yang bergerak dari arah Tembagapura (MP 68) menuju Kota Timika tersebut.
Tembakan dilaporkan mengenai tiga kendaraan di barisan paling depan, yang terdiri dari dua unit bus karyawan dan satu unit mobil boks kargo penumpang pesawat.
Saat rentetan tembakan meletus, tiga kendaraan yang tertembak memilih memacu kecepatan hingga berhasil mengamankan diri di Check Point MP 58.
Sementara itu, lima bus lain di barisan belakang langsung memutar balik arah menuju MP 64 guna menghindari potensi serangan lanjutan.
Kepolisian memastikam tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Pasca-insiden, aparat gabungan bersama Satgas Amole memperketat pengamanan di sepanjang koridor jalan tambang serta menerjunkan tim untuk melakukan sterilisasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP) demi mengusut kelompok pelaku penembakan.
(*)
Editor : Lucky Ireeuw