Ada Pergeseran Bentuk Kriminal di Mimika, Polisi Beri Respon Begini

Wahyu Welerubun • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 07:35 WIB
Kapolres Mimika, AKBP Alredo Agustinus Rumbiak. (Foto: CEPOSONLINE.COM/MOH. WAHYU WELERUBUN).
Kapolres Mimika, AKBP Alredo Agustinus Rumbiak. (Foto: CEPOSONLINE.COM/MOH. WAHYU WELERUBUN).

CEPOSONLINE.COM, MIMIKA — Kepolisian Resor Mimika memperluas jangkauan pengawasan keamanan tingkat RT dengan menambah lima unit Pos Pengamanan Kawasan (Pos Peka). 

Penambahan ruang patroli komunitas ini dilakukan guna menekan potensi tindak pidana yang kini bergeser dari area publik ke wilayah pemukiman warga dan lorong-lorong pemukiman.

Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak menggarisbawahi pentingnya partisipasi aktif warga dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing. 

Menurutnya, kepolisian tidak bisa melakukan pengawasan penuh di dalam rumah atau lorong pemukiman tanpa dukungan masyarakat. 

"Di jalanan itu sudah tidak ada lagi orang berbuat yang macam-macam. Tapi sekarang dong bikin sendiri masing-masing di rumah, di lorong-lorong/gang. Masa kita polisi ini babysitter kah? 24 jam mengawasi dong orang di dalam rumah? kan tidak," kata Alredo saat ditemui wartawan, Selasa (1/8/2026).

Melihat efektivitas pengamanan berbasis lingkungan, Polres Mimika bersama warga secara bertahap menambah pembentukan Pos Peka di sejumlah titik rawan. 

Skema penambahan ini direspons positif oleh sejumlah pengurus RT yang berinisiatif mendirikan pos secara mandiri di wilayahnya.

Alredo mencatat setidaknya ada lima Pos Peka baru yang terbentuk dan telah beroperasi aktif. Salah satu titik Pos Peka terbaru yang diresmikan berada di kawasan pemukiman padat warga.

"Penambahan terus Pos Peka. Ini kan sudah ada berapa banyak Pos Peka yang kita sudah tambahkan, sudah aktif lagi, bahkan sudah banyak yang berkontribusi, artinya ikut berpartisipasi. Ada beberapa RT yang merasa perlu juga, akhirnya mereka buat lagi," ujarnya. 

Pihak kepolisian menilai Pos Peka memegang peranan krusial sebagai garda terdepan sistem deteksi dini kriminalitas. 

Informasi cepat dari pos lingkungan ini menjadi kunci utama bagi personel kepolisian untuk langsung bergerak ke lokasi kejadian secara presisi.

"Jadi kesadarannya harus dari diri sendiri dan kelompok masyarakat harus benar-benar mau berkontribusi untuk membuat salah satunya Pos Peka itu. Setiap RT itu sangat berperan penting sekali. Karena kecepatan kami bergerak pun juga informasi dari mereka-mereka yang di lapangan atau Pos Peka itu," tutup Alredo. (*)

Editor : Abdel Gamel Naser
mimika Polres Mimika