BPBD Mimika Siapkan Bantuan Air Bersih Sikapi El Nino

Wahyu Welerubun • Dipublikasikan Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46 WIB
Ilustrasi Tim Bantuan Air Bersih Sikapi El Nino
Ilustrasi Tim Bantuan Air Bersih Sikapi El Nino

CEPOSONLINE.COM, MIMIKA — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mimika memperketat langkah antisipasi terhadap ancaman kekeringan dan kebakaran hutan serta lahan (karhutla). 

 

Kepala BPBD Mimika, Agustina Rahaded, menjelaskan bahwa pemaparan dari BMKG menjadi pijakan awal bagi instansinya untuk memetakan risiko kenaikan suhu ekstrem dan kondisi kering di wilayah Mimika.

 

Menurut analisis BMKG, periode El Nino diperkirakan berlangsung selama empat bulan. “Diperkirakan waktu melek sampaikan itu, El Nino itu dari empat bulan, dari Juni, Juli, Agustus, September. Kalau Oktober sudah aman-aman, ada hujan-hujan. Tapi kekeringan kita waspada tentang hal itu,” imbuhnya. 

 

Sebagai langkah konkret, BPBD Mimika menggencarkan sosialisasi dan pemantauan lapangan, khususnya di enam distrik kawasan perkotaan yang dinilai paling rentan terdampak. 

 

Tim reaksi cepat juga dikerahkan untuk memadamkan titik api yang mulai bermunculan.

 

“Kemarin juga kami dari tim BPBD sudah turun ke lokasi-lokasi sesuai yang disampaikan ke kami lewat WA Kadisik Mimika Baru. Kemarin ke sana itu di lokasi Hasanuddin, ke Petrosea itu, ada lahan kosong yang terbakar,” ungkapnya.

 

Dalam insiden tersebut, dua armada pemadam dikerahkan ke lokasi. Selain ancaman kebakaran, krisis air bersih menjadi perhatian utama. BPBD Mimika membuka saluran komunikasi darurat bagi warga yang mengalami kekeringan sumber air atau sumur dangkal.

 

“Kami juga sampaikan nanti kalau yang begitu masyarakat bisa hubungi kami di pos pelayanan. Nanti kami bantu armadanya, bisa bantu air,” ujarnya.

 

Untuk memperkuat daya jangkau operasional, BPBD Mimika mengerahkan armada baru hasil pengadaan tahun ini yang ditempatkan di pusat pemerintahan.

 

Langkah strategis ini diselaraskan dengan penyusunan Surat Keputusan (SK) Pemantauan guna memperkuat koordinasi penanggulangan bencana bersama Pemerintah Provinsi Papua Tengah.

 

(*)

Editor : Abdel Gamel Naser
mimika Ceposonline.com el nino karhutla