Kelompok Bersenjata Disebut Sandera 9 Warga di Mimika, 1 Ibu Meninggal Dunia

Wahyu Welerubun • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:38 WIB
Ilustrasi AI.
Ilustrasi AI.

CEPOSONLINE.COM, MIMIKA — Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dilaporkan menyandera sembilan warga yang seluruhnya perempuan di Kampung Pasir Putih, Distrik Jila, pada Selasa, 18 Agustus 2026.

Menurut informasi, insiden ini terjadi sekitar pukul 13.40 WIT. Aksi penyanderaan tersebut sempat memicu perlawanan dari masyarakat setempat. 

Berdasarkan laporan warga yang diterima Koramil 1710-05/Jila, dua orang ibu berusaha menghadang para pelaku saat hendak membawa anak-anak perempuan mereka. Namun, perlawanan tersebut dibalas dengan aksi kekerasan brutal.

Seorang ibu meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka parah di bagian perut saat berupaya menyelamatkan putrinya. Jenazah korban kini telah dievakuasi oleh warga untuk menjalani prosesi adat. 

Sementara itu, seorang ibu lainnya mengalami patah kaki setelah dilempar oleh pelaku ke dalam jurang. Korban berhasil dievakuasi ke Kampung Pilikogom, Distrik Jila, guna mendapatkan perawatan medis.

Hingga saat ini, nasib dan keberadaan sembilan perempuan yang dibawa oleh kelompok tersebut masih belum diketahui.

Pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman di lapangan terkait kebenaran peristiwa tersebut. Kapolres Mimika, AKBP Alredo Agustinus Rumbiak, saat dikonfirmasi menyatakan pihaknya sedang memverifikasi laporan dari masyarakat.

“Saya cek dulu,” ujar Kapolres singkat, saat dikonfirmasi, Rabu (19/8/2026). 

Sementara itu, Dandim 1710/Mimika, Letkol Inf. Tengku Jozanda saat dikonfirmasi turut menyampaikan pihaknya sedang melakukan investigasi untuk mengungkap insiden tersebut. 

“Mohon bersabar ya. Kita saat ini sedang lakukan investigasi. Nanti sore atau besok pagi saya kabari,” jawabnya singkat. 

Diduga Buntut Kontak Tembak Hari Kemerdekaan
Insiden penyanderaan ini diduga memiliki keterkaitan erat dengan peristiwa kontak senjata yang terjadi sehari sebelumnya, tepat pada Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin, 17 Agustus 2026.

Kala itu, baku tembak meletus antara kelompok yang mengatasnamakan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) dengan prajurit TNI di Pos Koramil Jila Kodim 1710/Mimika serta Pos Satgas Pam Obvit Yonif 133.

Dalam baku tembak tersebut, tiga prajurit dari Satgas Yonif 133 menjadi korban. Satu prajurit dilaporkan gugur di tempat, sementara dua prajurit lainnya mengalami luka-luka dan saat ini masih menjalani perawatan medis intensif.

Aparat keamanan gabungan kini mengumpulkan fakta-fakta tambahan di lapangan sembari memperketat pengamanan di wilayah Distrik Jila untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan susulan.

(*)

Editor : Lucky Ireeuw
KKB mimika Ceposonline.com