CEPOSONLINE.COM, MIMIKA-Kepolisian Sektor Kuala Kencana memastikan tidak ada insiden penembakan di kawasan Alun-Alun Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
Suara keras yang sempat memicu kepanikan warga hingga diisukan sebagai bunyi letusan senjata api rupanya bersumber dari kotak minuman kemasan yang diinjak oleh sekelompok remaja.
Kepastian tersebut diperoleh setelah jajaran kepolisian melakukan penyelidikan langsung di tempat kejadian perkara (TKP) serta menggelar reka peragaan bersama anak-anak yang berada di lokasi.
Kapolsek Kuala Kencana, AKP Djemy Reinhard, menjelaskan bahwa saat kejadian, sekelompok remaja warga RT setempat tengah berkumpul di area alun-alun sembari mengonsumsi minuman kemasan.
“Jadi, untuk khususnya sekitar alun-alun Kuala Kencana, pasca adanya informasi ataukah isu terkait dengan suara ataukah bunyi tembakan itu, itu setelah kami selidiki langsung kepada anak-anak, itu rupanya anak-anak warga RT yang lagi nongkrong di alun-alun, mereka itu minum teh kotak. Nah, salah satunya setelah tehnya habis diminum, selangnya/pipetnya itu dilepas. Selanjutnya kotak itu diinjak,” terang AKP Djemy, saat ditemui, Kamis (13/8/2026).
Untuk membuktikan kebenarannya, polisi meminta para remaja tersebut memperagakan kembali tindakan mereka. Suara yang dihasilkan kemudian dicocokkan dengan pendengaran personel di beberapa titik pantau keamanan.
“Nah, kebetulan kami langsung menemukan kelompok anak-anak ini, sehingga kami pastikan melalui reka peragaan yang diperagakan langsung oleh mereka. Setelah dicek lagi ke Pos BCKK dan Pos Pam di kantor OB1 di OB1, ternyata suaranya sama kedengaran, cukup keras. Nah, jadi tidak ada, tidak ada bunyi tembakan sebagaimana isu yang beredar,” tambahnya.
Menanggapi rumor yang sempat beredar liar di tengah masyarakat, kepolisian mengimbau warga di Distrik Kuala Kencana dan sekitarnya agar tidak terprovokasi oleh isu liar yang belum terverifikasi. Kepolisian menjamin situasi di area tersebut tetap aman dan kondusif.
“Sehingga tidak perlu untuk khawatir ataukah panik. Tetap beraktivitas untuk warga Kuala Kencana dan sekitarnya untuk tetap beraktivitas normal sebagaimana mestinya,” tutup Djemy.(*)
Editor : Elfira Halifa