CEPOSONLINE.COM, MIMIKA-Insiden penembakan yang melibatkan anggota polisi aktif terjadi di Kompleks Perumahan Rafles Residence, Blok M, Jalan Irigasi Ujung, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Minggu (2/8/2026. Seorang warga berinisial B.C.P. tewas dalam peristiwa tersebut.
Pelaku diketahui merupakan Aipda M, personel aktif yang bertugas di Polsek Kawasan Bandara Mozes Kilangin, Timika.
Usai kejadian, Aipda M menyerahkan diri dan kini menjalani pemeriksaan intensif oleh Satreskrim Polres Mimika.
Kapolres Mimika AKBP Alfredo Agustinus Rumbiak menjelaskan, penembakan terjadi setelah adanya perselisihan antara pelaku dan korban.
Berdasarkan hasil penyidikan awal pihak kepolisian, insiden ini dipicu oleh konflik internal rumah tangga yang telah berlangsung selama tiga bulan. Hubungan pernikahan Aipda M dan istrinya berada dalam proses perceraian dan keduanya telah pisah ranjang.
Keretakan hubungan tersebut diduga akibat perselingkuhan antara istri pelaku dengan korban, B.C.P.
Peristiwa bermula saat Aipda M mendatangi rumah istrinya untuk menjemput sang anak. Di lokasi kejadian, Aipda M mendapati B.C.P. keluar dari rumah tersebut, hingga memicu adu mulut dan ketegangan fisik.
Pelaku sempat menegur dan memukul korban sebelum akhirnya dilerai oleh sang istri. Aipda M kemudian memutuskan untuk mengakhiri perselisihan dan membawa anaknya masuk ke dalam mobil.
Namun, situasi memanas saat korban menghampiri kendaraan pelaku sembari membawa senjata tajam.
"Setelah saya komunikasi dengan Kasat Reskrim, bahwasanya benar kejadian itu dilakukan oleh anggota kami yang berdinas di Polsek Bandara. Begitu," ujar Alfredo saat memberikan keterangan resmi kepada wartawan.
Ia menegaskan, pelaku langsung mengakui perbuatannya tak lama setelah peristiwa terjadi.
"Untuk kejadian ini, pelaku langsung menyerahkan diri dan mengakui segala perbuatannya, ya. Namun, yang perlu ditekankan di sini adalah tindakan yang dilakukan oleh pelaku tidak serta-merta untuk membunuh orang”
“Tapi merupakan upaya yang menurut keterangan dia adalah karena dia merasa terancam. Karena ada serangan yang didahului serangan dahulu. Sehingga dia dengan spontan melakukan penembakan ke arah korban. Seperti itu," jelasnya.
Dalam penyidikan ini, Polres Mimika telah mengamankan sejumlah barang bukti penting di lokasi kejadian untuk proses pembuktian hukum lebih lanjut.
"Ada. Ya, pistolnya, langsung dia serahkan. Dan parang yang ada di lokasi, sama kendaraan mobilnya. Begitu, ya," tutupnya.(*)
Editor : Elfira Halifa