Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Tembakau Sintetis Marak di Timika, Lebih Berbahaya Dibanding Ganja

Wahyu Welerubun • Minggu, 28 Juni 2026 | 15:23 WIB
Ilustrasi tembakau sintetis.
Ilustrasi tembakau sintetis.

CEPOSONLINE.COM, MIMIKA — Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Mimika mencatat tren penyalahgunaan narkotika kini marak menyasar kalangan pelajar di wilayah tersebut. 

Jenis narkotika yang paling banyak dikonsumsi oleh kelompok usia remaja ini adalah tembakau sintetis atau sinte, yang termasuk dalam narkotika golongan I.

Narkoba ini sangat mematikan dan jauh lebih berbahaya daripada ganja alami. Zat kimia buatan di dalamnya bersifat racun yang dapat merusak sistem saraf otak secara permanen, memicu gagal ginjal, serangan jantung, hingga kematian mendadak. 

Pelaksana Tugas Kepala BNNK Mimika, Ruslan Awumbas, menyatakan bahwa pelajar sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA) menjadi kelompok yang paling rentan. 

Menurut dia, tingginya rasa ingin tahu dan keinginan untuk mencoba hal baru membuat para remaja mudah terjerumus.

Selain faktor psikologis, perkembangan teknologi turut mempercepat peredaran barang haram ini. 

Ruslan mengungkapkan, para pelaku kini mayoritas memanfaatkan media sosial sebagai jalur transaksi utama untuk menjangkau pembeli usia muda.

"Rata-rata pengguna, sudah pasti tahu pengedar dan mereka membeli. Jika ada teman-temannya yang percaya sama dia, apalagi teman sebaya, pasti dia akan dapat mempengaruhi temannya yang lain. Tingkat SMP, SMA itu, mereka paling rawan terhadap narkotika akibat ingin coba-coba," terang Ruslan, Sabtu, 27 Juni 2026.

Sepanjang tahun 2026, BNNK Mimika telah menangani sedikitnya 16 kasus penyalahgunaan narkotika. 

Ruslan memastikan seluruh pengguna yang terjajani dalam kasus-kasus tersebut saat ini sedang menjalani proses rehabilitasi.

(*)

Editor : Abdel Gamel Naser
#narkotika #bnnk