Diduga Korban Lakalantas, Seorang Warga Ditemukan Tergeletak di Pinggir Jalan 

Yulius Sulo • Dipublikasikan Sabtu, 24 Oktober 2026 | 10:18 WIB
Polisi saat mengevakuasi seorang warga yang tergeletak di pinggir jalan di Kampung Yaba Maru Distrik Tanah Miring, Sabtu (24/10/2026) 
(CEPOSONLINE.COM/HUMAS POLRES MERAUKE)
Polisi saat mengevakuasi seorang warga yang tergeletak di pinggir jalan di Kampung Yaba Maru Distrik Tanah Miring, Sabtu (24/10/2026)  (CEPOSONLINE.COM/HUMAS POLRES MERAUKE) 

CEPOSONLINE.COM, MERAUKE – Personel Polsek Tanah Miring merespons laporan penemuan seorang warga yang tergeletak di pinggir jalan poros Kampung Yaba Maru, SP 9, Jalur 5, Distrik Tanah Miring, Kabupaten Merauke, Sabtu (24/10/2026) pagi.


 Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Tanah Miring untuk mendapatkan pertolongan medis, namun dokter menyatakan korban telah meninggal dunia.

Kapolsek Tanah Miring, Ipda Wilustono, S.M., menjelaskan, laporan tersebut diterima personel piket pada pukul 06.14 WIT. Setelah menerima informasi, anggota piket yang dipimpin Kepala Jaga Regu I, Aipda Yeri Lindung, langsung bergerak menuju tempat kejadian perkara (TKP) dan tiba sekitar pukul 06.30 WIT untuk melakukan pengecekan.

Berdasarkan keterangan saksi Kusyanto, peristiwa itu pertama kali diketahui sekitar pukul 04.30 WIT, saat dirinya sedang membuka kios. 

Ketika itu, seorang warga datang memberitahukan bahwa ada seseorang tergeletak di pinggir jalan.

Mendapat informasi tersebut, saksi kemudian mengecek lokasi dan memastikan adanya seorang warga yang tergeletak. Ia selanjutnya menghubungi warga setempat serta Kepala Kampung Yaba Maru untuk meminta bantuan.


Korban diketahui bernama Muhamad Soleh, warga Kampung Yaba Maru, Distrik Tanah Miring. Bersama warga dan kepala kampung, personel Polsek Tanah Miring kemudian mengevakuasi korban menggunakan mobil siaga kampung menuju Puskesmas Tanah Miring agar segera mendapatkan penanganan medis.

Dari hasil pemeriksaan awal, korban mengalami sejumlah luka, di antaranya luka robek pada bagian kepala dan telinga kiri, luka lecet di dada, bahu kiri dan perut, serta dugaan patah tulang pada lengan dan bahu kiri.

Namun, pada pukul 06.50 WIT, dokter menyatakan korban telah meninggal dunia. Peristiwa tersebut diduga berkaitan dengan kecelakaan lalu lintas. Meski demikian, penyebab pasti kejadian belum dapat dipastikan dan masih memerlukan penanganan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Personel Polsek Tanah Miring melaksanakan respons dan pengecekan di lokasi hingga pukul 08.15 WIT sebelum kembali ke Mapolsek. Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan aman dan terkendali.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar senantiasa berhati-hati saat berkendara, mematuhi aturan lalu lintas, serta segera melaporkan kepada kepolisian apabila mengetahui adanya kejadian yang membutuhkan penanganan petugas.(*)

Editor : Agung Trihandono
Merauke Tanah Miring