Tinjau Yonif TP 818/Yuboi, Menhan Tekankan Kesiapan Tempur dan Pengabdian kepada Rakyat

Yulius Sulo • Dipublikasikan Sabtu, 24 Oktober 2026 | 07:33 WIB
Menteri Pertahanan (Menhan) RI Jenderal TNI (Purn) Dr. Sjafrie Sjamsoeddin saat meninjau kesiapan satuan sekaligus memberikan pengarahan kepada sekitar 500 prajurit Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 818/Yuboi), Brigif TP 83/Bugodi di Mako  Yonif TP 818/Yuboi, Kampung Sermayam, Merauke, Papua Selatan, Jumat (23/10/2026).
(CEPOSONLINE.COM/KAPENDAM XXIV/MT)
Menteri Pertahanan (Menhan) RI Jenderal TNI (Purn) Dr. Sjafrie Sjamsoeddin saat meninjau kesiapan satuan sekaligus memberikan pengarahan kepada sekitar 500 prajurit Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 818/Yuboi), Brigif TP 83/Bugodi di Mako  Yonif TP 818/Yuboi, Kampung Sermayam, Merauke, Papua Selatan, Jumat (23/10/2026). (CEPOSONLINE.COM/KAPENDAM XXIV/MT) 

CEPOSONLINE.COM, MERAUKE – Pangdam XXIV/Mandala Trikora Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia,  mendampingi Menteri Pertahanan RI Jenderal TNI (Purn) Dr. Sjafrie Sjamsoeddin meninjau kesiapan satuan sekaligus memberikan pengarahan kepada sekitar 500 prajurit Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 818/Yuboi), Brigif TP 83/Bugodi di Mako  Yonif TP 818/Yuboi, Kampung Sermayam, Merauke, Papua Selatan, Jumat (23/10/2026).

Kunjungan kerja Menhan RI ini bertujuan meninjau kondisi pangkalan, sarana dan prasarana, serta kesiapan personel dalam mendukung pelaksanaan tugas pertahanan negara, khususnya di wilayah Papua Selatan.

Dalam pengarahan kepada para prajurit, Menhan menekankan pentingnya menjaga kemampuan tempur, memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI, serta meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai tugas di wilayah perbatasan.

Selain menjalankan tugas pertahanan, para prajurit juga diingatkan untuk melaksanakan peran teritorial pembangunan dengan membantu masyarakat dan membangun sinergi bersama pemerintah daerah.

Pangdam XXIV/Mandala Trikora menegaskan bahwa arahan Menhan tersebut harus menjadi pedoman bagi setiap prajurit dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

Menurutnya, profesionalisme dan kesiapan tempur harus berjalan beriringan dengan kedisiplinan, soliditas, serta kepedulian terhadap masyarakat di wilayah penugasan.

Menhan juga mengingatkan seluruh prajurit agar menghindari segala bentuk pelanggaran, terutama penyalahgunaan narkoba. Prajurit diminta menjaga kebersihan lingkungan pangkalan, memperkuat kekompakan satuan, serta mengelola penghasilan secara bijaksana demi kesejahteraan keluarga dan masa depan.

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Menhan RI bersama rombongan meninjau bangunan markas dan menerima paparan dari Danyonif TP 818/Yuboi mengenai kondisi serta kesiapan satuan.

 Kemudian dilanjutkan dengan pengarahan kepada para prajurit, penulisan pesan dan kesan, serta foto bersama.
Kunjungan ini turut dihadiri Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Tri Budi Utomo, Plt. Sekjen Kementerian Pertahanan Letjen TNI Gabriel Lema, Pangkogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto, serta Wakil Bupati Merauke  Fauzun Nihayah. 

Kunjungan kerja tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan kesiapan personel dan pangkalan Yonif TP 818/Yuboi dalam mendukung tugas pertahanan negara.

Melalui pembinaan satuan dan penguatan profesionalisme, Kodam XXIV/Mandala Trikora terus mendorong terwujudnya prajurit yang tangguh, disiplin, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Papua Selatan.

Pengabdian prajurit tidak hanya diwujudkan melalui kesiapan menghadapi tugas operasi, tetapi juga melalui kepedulian terhadap rakyat, sinergi dengan pemerintah daerah, serta komitmen menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). (*)

Editor : Agung Trihandono
Mandala menteri pertahanan Merauke