CEPOSONLINE.COM, MERAUKE-Ketua Majelis Permusyawaratan Pengasuh Pesantren Se-Indonesia Provinsi Papua Selatan, KH Moh. Arifin, mengajak seluruh santri untuk terus menjaga toleransi, mempererat kebersamaan, dan memperkuat persatuan di tengah keberagaman masyarakat.
Ajakan tersebut disampaikan dalam momentum peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Kabupaten Merauke, Kamis 22/10/2026)
Menurutnya, Hari Santri bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat komitmen para santri dalam menjaga kerukunan serta berkontribusi bagi pembangunan daerah dan bangsa.
“Melalui momentum Hari Santri ini, kami berharap para santri terus menjaga toleransi, mempererat kebersamaan, dan bersama-sama mengisi kemerdekaan Republik Indonesia. Kebersamaan merupakan modal penting dalam membangun daerah, khususnya di Papua Selatan,” ujar KH Moh. Arifin, Kamis (22/10/2026).
Menurutnya, para santri memiliki peran strategis dalam kehidupan bermasyarakat. Selain menuntut ilmu agama, santri juga diharapkan mampu menjadi teladan dalam membangun sikap saling menghormati, menjaga persaudaraan, dan menciptakan suasana damai di lingkungan masing-masing.
Nilai-nilai yang ditanamkan di pesantren, seperti akhlak, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama, perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan demikian, santri tidak hanya berkembang dalam bidang keagamaan, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, menjaga toleransi dan persatuan merupakan tanggung jawab bersama. Perbedaan yang ada di tengah masyarakat hendaknya menjadi kekuatan untuk saling melengkapi, bukan menjadi alasan untuk menimbulkan perpecahan.
Di wilayah Papua Selatan, semangat kebersamaan tersebut menjadi modal penting untuk mendukung pembangunan daerah serta menjaga stabilitas dan kerukunan masyarakat.
“Harapan kita, para santri dapat terus menjaga kebersamaan dan menjadi bagian dari upaya membangun daerah serta bangsa Indonesia,” pungkasnya. (*)
Editor : Elfira Halifa