CEPOSONLINE.COM, MERAUKE – Kapolres Merauke AKBP Leonardo menegaskan bahwa video yang beredar di masyarakat terkait perekrutan anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) merupakan video lama dan bukan kejadian terbaru.
Penegasan tersebut disampaikan Kapolres menjawab pertanyaan wartawan setelah melakukan konfirmasi kepada sejumlah kapolsek di wilayah setempat, Senin (19/10/2926).
Ia meminta masyarakat agar tidak mudah terpancing isu yang belum jelas kebenarannya, terutama informasi yang beredar melalui media sosial.
“Kalau kami konfirmasi ke kapolsek di setempat, itu merupakan video yang lama dan tidak terjadi secara update,” ungkap Kapolres.
Menurutnya, perkembangan teknologi digital memungkinkan berbagai informasi beredar dengan cepat. Namun, kondisi tersebut juga dapat dimanfaatkan pihak-pihak tertentu untuk menyebarkan informasi yang menyesatkan sehingga menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Karena itu, masyarakat diimbau lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, serta memastikan kebenarannya sebelum mempercayai atau meneruskannya kepada orang lain.
Kapolres mengakui pihaknya belum menyebutkan secara pasti tahun pembuatan video tersebut. Namun, berdasarkan hasil konfirmasi awal, video itu bukan rekaman kejadian yang berlangsung saat ini.
“Kami pastikan ke kapolsek-kapolsek itu merupakan video lama. Yang jelas, bukan video yang di-update saat ini dan bukan yang terjadi di masa sekarang,” jelasnya.
Meski demikian, Kapolres membuka ruang bagi masyarakat yang memiliki informasi terkait aktivitas yang berpotensi melanggar hukum agar segera melaporkannya kepada kepolisian.
Ia menegaskan, setiap informasi yang diterima akan ditelusuri. Apabila ditemukan adanya pelanggaran hukum, kepolisian akan menindaklanjutinya sesuai ketentuan yang berlaku. (*)
Editor : Agung Trihandono