Hilang 11 Hari di Hutan Mooi, Tinus Samkakai Ditemukan Selamat dalam Kondisi Lemas

Yulius Sulo • Dipublikasikan Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:23 WIB
Tinus Samkakai yang berhasil ditemukan selamat setelah hilang selama 11 hari di Hutan Mooi, Rabu (14/10/2026) 

(CEPOSONLINE.COM/HUMAS SAR MERAUKE)
Tinus Samkakai yang berhasil ditemukan selamat setelah hilang selama 11 hari di Hutan Mooi, Rabu (14/10/2026)  (CEPOSONLINE.COM/HUMAS SAR MERAUKE) 

CEPOSONLINE.COM, MERAUKE – Setelah dilaporkan hilang selama 11 hari, Tinus Waniko Samkakai, warga Kampung Mooi, Distrik Waan, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, akhirnya berhasil ditemukan Tim SAR gabungan dalam kondisi selamat, Rabu (14/10).

Korban ditemukan sekira pukul 10.45 WIT di tepian anak Kali Mooi, berjarak sekitar 13,7 kilometer ke arah tenggara dari lokasi awal kejadian atau Last Known Position (LKP).

Tinus sebelumnya dilaporkan hilang saat berburu rusa di Hutan Mooi sejak Sabtu (3/10). 

Saat ditemukan, korban dalam kondisi fisik lemas setelah bertahan hidup selama beberapa hari di dalam hutan.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Merauke, Polsek Kimaam, Koramil Kimaam, keluarga korban, dan masyarakat setempat langsung memberikan penanganan awal sebelum mengevakuasi korban menuju Kampung Mooi untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Saat menjalani pemeriksaan awal oleh tim penyelamat, Tinus menceritakan bahwa dirinya sempat melihat drone yang diterbangkan tim pencari sehari sebelumnya. Namun, ia kesulitan menjangkau lokasi drone tersebut karena kondisi medan yang sulit.

“Kemarin saya sudah lihat drone terbang, tapi saya mau menuju ke sana susah sekali. Rumput tinggi dan ada anak kali, jadi saya tidak bisa kejar drone itu,” ungkap Tinus saat diperiksa tim rescue.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke, Rudi melalui Kepala Seksi Operasi, M. Ambarura,  menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan tim SAR gabungan menemukan korban dalam keadaan selamat.

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari sinergi dan kerja keras seluruh unsur SAR yang terlibat dalam operasi pencarian di lapangan.

“Berkat sinergi dan kerja keras tim SAR gabungan di lapangan, korban atas nama Tinus Waniko Samkakai berhasil ditemukan hari ini dalam keadaan selamat, meski kondisi fisiknya cukup lemas. Selanjutnya korban akan dibawa ke Kampung Mooi untuk diserahkan kepada keluarga,” ujar Ambarura.

Dengan ditemukannya korban, Operasi SAR Kondisi Membahayakan Manusia (KMM) di Hutan Mooi resmi dinyatakan selesai.

Seluruh unsur yang terlibat, yakni Basarnas Merauke, Polsek Kimaam, Koramil Kimaam, keluarga korban, dan masyarakat setempat, turut mendukung proses pencarian hingga korban berhasil ditemukan.

Keberhasilan ini mengakhiri pencarian Tinus yang berlangsung sejak awal Oktober di kawasan hutan Distrik Waan. (*)

Editor : Lucky Ireeuw
orang holang Merauke sar Ceposonline.com