Kopi Muting Diperkenalkan hingga Batam, Bhabinkamtibmas Ikuti Festival Transmigrasi 2026

Yulius Sulo • Dipublikasikan Selasa, 13 Oktober 2026 | 10:08 WIB
Menteri Transmigrasi Republik Indonesia, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara saat menikmati Kopi Muting pada Festival Transmigrasi 2026 di Batam, Riau. 

(CEPOSONLINE.COM/HUMAS POLRES MERAUKE)
Menteri Transmigrasi Republik Indonesia, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara saat menikmati Kopi Muting pada Festival Transmigrasi 2026 di Batam, Riau.  (CEPOSONLINE.COM/HUMAS POLRES MERAUKE) 

CEPOSONLINE.COM, MERAUKE – Kopi lokal dari Distrik Muting, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, diperkenalkan hingga ke Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.

Kopi asal muting ini dipromosikan melalui Festival Transmigrasi 2026.

 Keikutsertaan ini menjadi peluang untuk memperluas pengenalan produk lokal sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat di kawasan transmigrasi.

Festival Transmigrasi 2026 berlangsung pada Sabtu (10/10/2026) di kawasan Barelang, Rempang Eco City, Kecamatan Galang, Kota Batam. 

Kegiatan tersebut dibuka Menteri Transmigrasi Republik Indonesia, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, dan dihadiri Wakil Menteri Transmigrasi, Wali Kota Batam, Ustaz Das’ad Latif, unsur Forkopimda, serta berbagai elemen masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Kanit Bintibsos Sat Binmas Polres Merauke, Aiptu Jasman Tristanto, turut berpartisipasi sebagai Transmigran Penggerak.

Keikutsertaan Jasman menjadi bagian dari upaya mendorong pembinaan masyarakat, khususnya warga eks transmigrasi, melalui pengembangan potensi lokal yang memiliki peluang ekonomi.

Kopi dari Distrik Muting menjadi salah satu potensi unggulan yang diperkenalkan dalam kegiatan tersebut. Produk lokal ini diharapkan semakin dikenal masyarakat luas dan memiliki peluang untuk menembus pasar di luar Papua Selatan.

Selain memperluas pengenalan produk, pengembangan kopi Muting juga berpotensi membuka peluang usaha, memperluas jaringan pemasaran, serta mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Merauke.

Potensi tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat untuk meningkatkan nilai ekonomi produk lokal sekaligus menciptakan peluang usaha yang berkelanjutan.

Melalui Festival Transmigrasi 2026, kopi Muting diharapkan semakin dikenal luas dan mampu berkembang sebagai salah satu produk unggulan Kabupaten Merauke. (*)

Editor : Abdel Gamel Naser
Merauke Muting Ceposonline.com kopi