CEPOSONLINE.COM, MERAUKE – Merespons penurunan kualitas udara akibat asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta debu ekstrem, Kepolisian Sektor (Polsek) bersama Puskesmas Jagebob membagikan sekitar 500 masker kepada masyarakat di Distrik Jagebob, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Sabtu (10/10/2026).
Kegiatan yang dipimpin langsung Kapolsek Jagebob Iptu Turhamun, bersama personel Polsek Jagebob dimulai pukul 10.00 WIT.
Pembagian masker dilakukan di depan Markas Komando (Mako) Polsek Jagebob dan sejumlah lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.
Selain membagikan masker, personel kepolisian juga memberikan imbauan keselamatan berlalu lintas serta mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan secara sembarangan.
Kapolsek Jagebob Iptu Turhamun mengatakan, pembagian masker tersebut merupakan bentuk kepedulian kepolisian terhadap kesehatan masyarakat di tengah kondisi udara yang terdampak asap karhutla dan debu.
Ia mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, terutama ketika kondisi udara memburuk. Warga juga diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kabut asap semakin pekat.
Selain berdampak terhadap kesehatan, kondisi tersebut juga berpotensi mengganggu keselamatan pengguna jalan akibat terbatasnya jarak pandang. Karena itu, pengendara diminta lebih berhati-hati saat melintas di jalan.
Masyarakat yang mengalami gangguan pernapasan juga diimbau segera mencari pertolongan medis di fasilitas kesehatan terdekat.
Turhamun menegaskan, upaya penanganan dampak asap harus disertai langkah pencegahan karhutla. Masyarakat diharapkan berperan aktif menjaga lingkungan dengan tidak membakar hutan dan lahan secara sembarangan.
Kegiatan pembagian masker tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Puskesmas Jagebob. Ke depan, kegiatan serupa direncanakan berlanjut dengan menyasar para pelajar di sekolah-sekolah yang berada di wilayah Distrik Jagebob.
Melalui kegiatan ini, Polsek Jagebob berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan di tengah kondisi udara yang kurang baik sekaligus berpartisipasi dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. (*)
Editor : Agung Trihandono