Wakapolres Merauke Turun ke Lapas, Sejumlah Warga Binaan yang Kabur Diamankan

Yulius Sulo • Dipublikasikan Jumat, 9 Oktober 2026 | 09:56 WIB
Bupati Merauke, Kajari Merauke, Dandim 797/Merauke, Ketua DPR Merauke dan Wakapolres Merauke menyaksikan langsung upaya pemadaman terbakarnya Lapas Klas II B Merauke. (CEPOSONLINE.COM/SULO)
Bupati Merauke, Kajari Merauke, Dandim 797/Merauke, Ketua DPR Merauke dan Wakapolres Merauke menyaksikan langsung upaya pemadaman terbakarnya Lapas Klas II B Merauke. (CEPOSONLINE.COM/SULO) 

CEPOSONLINE.COM, MERAUKE – Wakapolres Merauke Kompol Jerry Koagouw bersama personel gabungan dari TNI dan instansi terkait turun ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Merauke, Jumat (9/10/2026), menyusul laporan keributan yang berujung pada terbakarnya kantor lapas.


Wakapolres mengatakan, pihaknya menerima laporan dari lapas sekitar pukul 10.00 WIT. Menindaklanjuti laporan tersebut, polisi langsung mendatangi lokasi untuk mengantisipasi situasi yang lebih buruk.


“Jam 10.00 WIT kita mendapat laporan dari lapas bahwa di lapas ada keributan. Dengan laporan itu, kita merespons dengan mendatangi lapas untuk mengantisipasi terjadi hal yang tidak diinginkan,” ujarnya saat ditemui di lokasi kejadian.


Setibanya di lapas, petugas mendapati kantor lapas telah terbakar. Polisi kemudian berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait untuk membantu proses pemadaman sekaligus mengamankan situasi di sekitar lokasi.


Menurut Wakapolres, hingga saat itu pihaknya belum dapat memastikan penyebab awal keributan maupun pembakaran karena belum berkoordinasi langsung dengan Kepala Lapas (Kalapas).


“Saat kita tiba di lapas, kantornya sudah terbakar. Sampai saat ini kita belum bisa memastikan karena saya belum berkoordinasi dengan Kalapas,” katanya.


Sejumlah Warga Binaan Diamankan
Terkait informasi kaburnya sejumlah warga binaan, Kapolres mengungkapkan bahwa beberapa orang telah diamankan dan berada di Polres Merauke.


Namun, jumlah pasti warga binaan yang melarikan diri belum diketahui. Polisi masih akan melakukan koordinasi dengan Kalapas untuk mencocokkan data penghuni dan memastikan jumlah yang kabur.


“Untuk beberapa tahanan yang kabur, ada beberapa yang kita amankan di Polres. Namun, kita juga belum konfirmasi kepada Kalapas berapa jumlah tahanan yang lari,” jelasnya.


Personel TNI, Polri, dan instansi terkait masih disiagakan untuk mengantisipasi agar kerusuhan tidak meluas. Setelah api berhasil dipadamkan dan lokasi dinyatakan aman, aparat berencana berkoordinasi dengan Kalapas beserta staf untuk mengetahui secara lebih jelas kronologi kejadian.


Masyarakat Diminta Segera Melapor
Wakapolres  juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada kepolisian atau pihak lapas apabila melihat orang yang mencurigakan dan diduga merupakan warga binaan yang melarikan diri.


“Kita mengharapkan kepada masyarakat, apabila melihat ada mungkin para napi yang lari atau orang yang mencurigakan, bisa dilaporkan kepada kepolisian atau lapas agar bisa kita antisipasi dan amankan bersama,” imbaunya.


Sementara itu, terkait informasi adanya warga binaan yang terkena tembakan, Wakapolres mengaku belum dapat memastikan kebenarannya.


Pihaknya akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut setelah api berhasil dipadamkan dan kondisi di dalam lapas dinyatakan aman.


Hingga berita ini ditulis, aparat gabungan masih melakukan upaya pengamanan dan penanganan di lokasi. Penyebab pasti kebakaran, jumlah warga binaan yang melarikan diri, serta kemungkinan adanya korban masih menunggu konfirmasi resmi dari pihak terkait.. (*)

Editor : Weny Firmansyah
kebakaran Merauke lapas Ceposonline.com