Pemkab Merauke Data Warga Terdampak Kebakaran Wanam, Bantuan Segera Disiapkan

Yulius Sulo • Dipublikasikan Senin, 5 Oktober 2026 | 10:00 WIB
Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze. (CEPOSONLINE.COM/SULO)
Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze. (CEPOSONLINE.COM/SULO) 

CEPOSONLINE.COM, MERAUKE – Pemerintah Kabupaten Merauke bergerak cepat menangani dampak kebakaran yang terjadi di Kampung Wogikel, Wanam, Distrik Ilwayab, Kabupaten Merauke.

 

 Selain sejumlah bangunan milik warga, kebakaran tersebut juga dilaporkan berdampak pada beberapa pos TNI maupun fasilitas pemerintah yang berada di wilayah tersebut.

 

Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze mengatakan, pemerintah daerah menyampaikan keprihatinan atas musibah yang dialami masyarakat di wilayah tersebut.

 

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Merauke, kami menyampaikan keprihatinan terkait kondisi yang dialami beberapa warga, juga ada beberapa pos TNI maupun beberapa pos pemerintah yang mengalami kebakaran,” kata Bupati Yoseph Bladib Gebze, Senin (5/10/2026).

 

Menurutnya, setelah menerima informasi mengenai kebakaran dari Kepala Distrik Ilwayab, pihaknya langsung memerintahkan aparat distrik untuk melakukan pendataan terhadap masyarakat yang terdampak.

 

Pendataan tersebut, kata Bupati, penting dilakukan untuk mengetahui secara pasti jumlah warga yang terdampak sekaligus kebutuhan yang harus segera dipenuhi pemerintah.

 

“Setelah menerima informasi dari Wanam melalui Kepala Distrik, kami telah memerintahkan Kepala Distrik untuk melakukan pendataan kepada warga yang terdampak. Laporannya sementara sudah diproses dan mungkin siang ini kami akan melihat datanya,” jelasnya.

 

Berdasarkan hasil pendataan tersebut, Pemkab Merauke selanjutnya akan mengambil langkah untuk membantu masyarakat dalam proses pemulihan pascakebakaran.

 

Selain kebutuhan pemulihan, Bupati juga menyoroti ketersediaan bahan pangan masyarakat di wilayah Ilwayab. Kebakaran yang terjadi disebut turut berdampak pada fasilitas penyimpanan bahan pokok, sehingga pemerintah perlu memastikan pasokan pangan masyarakat tetap mencukupi.

 

“Saya belum tahu persis apakah gudang orang tertentu atau gudang siapa yang terbakar, tetapi informasinya memang berkaitan dengan ketersediaan bahan pokok. Ini perlu kita ambil langkah segera sehingga kita bisa menjaga kecukupan bahan pangan masyarakat di Distrik Ilwayab,” ujarnya.

 

Bupati menambahkan, apabila distribusi bantuan maupun bahan pangan dilakukan melalui jalur laut, pemerintah juga harus memastikan kondisi cuaca dan laut memungkinkan bagi kapal untuk diberangkatkan.

 

“Kita membutuhkan pernyataan yang valid terkait dengan kondisi laut sehingga kapal yang kita gerakkan itu bisa sampai ke sana,” katanya.

 

Pemkab Merauke juga akan melaporkan kondisi tersebut kepada Pemerintah Provinsi Papua Selatan agar penanganan dampak kebakaran dapat dilakukan secara bersama-sama.

 

“Kondisi ini nanti kami laporkan kepada pemerintah provinsi, supaya pemerintah provinsi dan kabupaten bisa bersama-sama berkontribusi atau melaksanakan tugas ini untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak,” tutur Bupati.

 

Sementara untuk fasilitas pelayanan pemerintah maupun pos TNI yang ikut terdampak kebakaran, Pemkab Merauke akan melakukan koordinasi dengan pihak terkait agar segera ditangani.

 

Hal itu dilakukan agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan, khususnya di wilayah Kampung Wogikel, Distrik Ilwayab.

 

“Untuk pos TNI atau mungkin ada kantor pemerintah yang juga ikut terbakar, kami juga akan berkoordinasi sehingga bisa diatasi. Dengan demikian pelayanan tetap akan berjalan untuk masyarakat di Distrik Ilwayab, khususnya di Kampung Wogikel,” pungkasnya. (*)

Editor : Agung Trihandono
Merauke