CEPOSONLINE.COM, MERAUKE – Operasi pencarian terhadap Yusak Seltit alias Sakarias, Anak Buah Kapal (ABK) KMN Adifa yang jatuh ke laut di perairan Torasi, Kabupaten Merauke, resmi dihentikan setelah memasuki hari ketujuh, Kamis (1/10/2026).
Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Merauke menghentikan operasi SAR setelah Tim SAR Gabungan tidak menemukan korban hingga batas waktu pencarian yang telah ditetapkan.
"Terhitung Kamis kemarin, operasi gabungan untuk pencarian ABK KMN Adifa yang jatuh ke laut di perairan Torasi, Kabupaten Merauke resmi ditutup, " kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Merauke Rudi, Jumat (2/10/2026).
Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (24/9) sekitar pukul 15.20 WIT. Saat itu, korban bersama sejumlah ABK KMN Adifa sedang melakukan aktivitas menurunkan jaring di perairan Laut Torasi.
Setelah sekitar 10 keping jaring diturunkan, ABK menemukan bagian jaring yang kusut. Korban kemudian berusaha menahan jaring tersebut dengan melompat dan menggunakan kakinya.
Namun, korban justru ikut terseret jaring hingga terjatuh ke laut. Korban sempat terlihat di permukaan air. Ketika jaring ditarik dan diangkat kembali ke atas kapal, korban sudah tidak terlihat.
Upaya pencarian kemudian dilakukan oleh Tim SAR Gabungan selama tujuh hari. Namun hingga operasi ditutup, korban belum berhasil ditemukan.
Pada hari ketujuh, Kamis (1/10/2026), Tim SAR Gabungan kembali melaksanakan pencarian mulai pukul 06.00 WIT menggunakan RIB 03. Pencarian dilakukan di area yang telah ditentukan berdasarkan Rencana Operasi SAR (Renops).
Hingga pukul 15.40 WIT, pencarian masih membuahkan hasil nihil. Tim SAR Gabungan juga terus berkoordinasi dengan Danpos KODAERAL XI Kali Torasi terkait perkembangan pencarian.
Setelah dilakukan evaluasi dan koordinasi dengan seluruh unsur terkait, pada pukul 16.30 WIT operasi pencarian terhadap korban dihentikan.
Tim SAR Gabungan selanjutnya melakukan koordinasi dengan pihak keluarga korban dan Pos KODAERAL XI Kali Torasi selaku pihak pelapor. Dalam koordinasi tersebut, keluarga menyatakan telah menerima dan mengikhlaskan kondisi korban.
Dengan demikian, Operasi SAR terhadap Yusak Seltit alias Sakarias dinyatakan selesai dan ditutup dengan status korban belum ditemukan. (*)
Editor : Weny Firmansyah