CEPOSONLINE.COM, MERAUKE – Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) Merauke mengeluarkan imbauan kepada kapal-kapal kecil, nelayan dan longboat untuk menunda keberangkatan menyusul kondisi cuaca dan gelombang laut yang kurang bersahabat di perairan Merauke dan Arafura bagian Selatan.
Imbauan tersebut dikeluarkan berdasarkan prediksi cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), yang memperkirakan kecepatan angin di wilayah Merauke mencapai 40-45 knot.
Sementara itu, tinggi gelombang di perairan Merauke dan Arafura bagian selatan diperkirakan mencapai 1,5 hingga 2,5 meter.
“Memang kita ada keluarkan imbauan untuk tunda keberangkatan. Dikarenakan prediksi dari BMKG, himbauan cuaca atau angin kita di Merauke ini 40-45 knot. Terus di laut perairan Merauke dan Arafura bagian selatan itu bisa 1,5 sampai 2,5 meter tinggi gelombang,” kata Kepala KSOP Merauke Capt. Julivan Ch. L. Salindeho di Merauke, Selasa (15/9/2026).
Imbauan tersebut secara khusus ditujukan kepada kapal-kapal berukuran kecil serta nelayan dan longboat yang hendak melaut agar mempertimbangkan kondisi cuaca sebelum melakukan pelayaran.
Menurutnya, imbauan penundaan keberangkatan sebelumnya diperkirakan berlaku hingga Selasa. Namun, hingga kini imbauan tersebut belum dicabut karena kondisi cuaca masih terus dipantau.
“Kalau itu kemarin diperkirakan sampai Selasa. Tapi kita belum mencabut, karena kita masih melihat situasi lapangan. Masih berlaku hari ini,” katanya.
Ia meminta para Nahkoda yang akan melakukan pelayaran untuk tidak mengabaikan informasi dan prediksi cuaca yang dikeluarkan BMKG. Kondisi cuaca yang sebelumnya dianggap biasa tidak dapat dijadikan patokan untuk tetap berlayar ketika kondisi laut sedang berisiko.(*)
Editor : Abdel Gamel Naser