Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

234 Pelajar  Bertanding di Olympiade Olahraga Siswa Nasional Tingkat Kabupaten Merauke 

Yulius Sulo • Senin, 11 Mei 2026 | 11:37 WIB
Lomba lari sprint yang diikuti siswa SMP pada Olympiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kabupaten Merauke digelar di Lapangan Sepakbola Universitas Negeri Musamus (Unmus) Merauke, Senin (11/5/2026). 
(Sulo/Ceposonline.com)    
Lomba lari sprint yang diikuti siswa SMP pada Olympiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kabupaten Merauke digelar di Lapangan Sepakbola Universitas Negeri Musamus (Unmus) Merauke, Senin (11/5/2026).  (Sulo/Ceposonline.com)    

CEPOSONLINE.COM,  MERAUKE- Sebanyak 234 pelajar tingkat SD, SMP dan SMA /SMK bertanding pada Olympiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kabupaten Merauke.   

 Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke Romanus Kande Kahol, S.STP, M.Si didampingi Ketua Panitia Pelaksana Florianus Yoseph Senda  mengungkapkan untuk kegiatan O2SN ini sebanyak 4 cabang olahraga (Cabor) di pertandingkan. 

Keempat Cabor yang dipertandingkan tersebut yakni atletik, renang, karate dan bulu tangkis.

Untuk atletik dipertandingkan di Lapangan Bola Universitas Musamus. Sementara untuk Cabor Karate di Gedung Olahraga  Hiad Say Merauke. Lalu Cabor Renang  di Waterpark Seringgu. 

‘’Untuk Cabor panjat tebing kita tidak pertandingkan karena di Merauke kita belum memiliki venue. Begitu juga untuk wasit atau juri, belum ada yang berlisensi. Sementara untuk 4 cabor yang kita pertandingkan saat ini semuanya sudah berlisensi,’’ tandasnya.  

Romanus juga menjelaskan bahwa untuk Cabor Atletik, ada 4 nomor yang dipertandingkan yakni lari, lompat, lempar lembing dan tolak peluru.  

‘’Untuk SD, atletik berbeda dengan yang umumnya. Sedangkan  untuk SMP, SMA dan SMK ada 2 nomor yaitu nomor lari 400 dan 800 meter. Sedangkan 2 nomor  sisanya lempar cakram dan tolak peluru akan dilaksanakan di lapangan  STM,’’ katanya.  

Begitu juga dengan  Cabor Renang, ada 4 gaya yang dipertandingkan dimana setiap atlet hanya bisa mendaftar 2 gaya saja.  

Dikatakan,  O2SN ini merupakan kegiatan minat bakat yang mana talenta-talenta di sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas dapat dilihat pembinaan usia dini  untuk prestasi berkelanjutan. Karena O2SN ini  akan berlanjut di tingkat provinsi dan nasional . 

‘’Jadi kegiatan ini sekaligus merupakan olahraga berprestasi. Karena lewat O2SN ini mereka  yang berprestasi akan  dibina lebih lanjut untuk menjadi  atlet professional,’’ tandasnya. (*)

Editor : Agung Trihandono
#Merauke #Ceposonline.com #atlit