Pemkab Mamberamo Raya Gandeng PT Palma Pertiwi Makmur, Jajaki Pengembangan Pertanian

Rohana Wenggi • Dipublikasikan Jumat, 23 Oktober 2026 | 11:48 WIB
Suasana pertemuan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Mamberamo Raya, perwakilan masyarakat bersama PT Palma di Hotel Horison Padang Bulan, Kamis (22/10/2022).
(CEPOSONLINE.COM_ ROHANA WENGGI)
Suasana pertemuan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Mamberamo Raya, perwakilan masyarakat bersama PT Palma di Hotel Horison Padang Bulan, Kamis (22/10/2022). (CEPOSONLINE.COM_ ROHANA WENGGI)

CEPOSONLINE.COM,JAYAPURA - Pemerintah Kabupaten Mamberamo Raya bersama PT Palma Pertiwi Makmur mulai menjajaki pengembangan potensi daerah, khususnya sektor pertanian dan perikanan, sebagai bagian dari upaya memperkuat kedaulatan pangan dan energi.

Sekretaris Daerah Kabupaten Mamberamo Raya Frangky  G. Lilihata, ST, MSi mengatakan, pembahasan bersama PT Palma dilakukan untuk menentukan kawasan yang berpotensi dikembangkan sekaligus merumuskan skema pelaksanaan program yang sesuai dengan kebutuhan daerah dan masyarakat.

Menurutnya, program tersebut tidak hanya melibatkan perusahaan dan pemerintah daerah, tetapi juga harus menjangkau masyarakat hingga tingkat kampung.

“Dalam beberapa kali pertemuan, ada sejumlah agenda yang sudah kami bahas, terutama terkait skema yang akan dilaksanakan di Kabupaten Mamberamo Raya. Saat ini, kami masih menjajaki penentuan kawasan serta melihat potensi-potensi yang bisa dikembangkan,” ujar Frangky, Kamis (22/10/2026).

Ia menjelaskan, sektor pertanian dan perikanan menjadi potensi yang akan diprioritaskan untuk dikaji lebih lanjut. Pembahasan juga diarahkan agar program yang disusun nantinya dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di tingkat kampung.

Sekda Frangky mengatakan, perwakilan masyarakat yang hadir dalam pertemuan tersebut pada prinsipnya menyambut baik rencana pengembangan program bersama PT Palma.

Menurutnya, keterlibatan investasi swasta menjadi peluang bagi Mamberamo Raya untuk mempercepat pembangunan, terutama di tengah keterbatasan anggaran pemerintah.

“Kami bersyukur ada investasi yang masuk. Dengan dukungan modal yang besar, diharapkan dapat membantu masyarakat dan mendorong pengembangan perekonomian daerah,” katanya.

Ia menilai, di tengah efisiensi anggaran, pemerintah akan menghadapi tantangan dalam membangun infrastruktur dan meningkatkan perekonomian masyarakat apabila hanya mengandalkan kemampuan anggaran daerah.

Karena itu, kolaborasi dengan pihak swasta diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif untuk mendorong pembangunan dan mengoptimalkan potensi daerah.

Sementara itu, Presiden Direktur PT Palma Pertiwi Makmur, Mardianto, mengatakan pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari kesepakatan bersama Pemerintah Kabupaten Mamberamo Raya terkait pelaksanaan program kedaulatan pangan dan energi.

Ia menjelaskan, pengembangan kawasan pangan nantinya perlu didukung infrastruktur yang memadai agar program dapat berjalan secara efektif dan memberikan hasil sesuai kebutuhan masyarakat.

“Pertemuan ini merupakan tahapan pelaksanaan kegiatan. Kami bertemu dengan masyarakat karena penerimaan masyarakat sangat penting. Mereka juga merupakan bagian dari program tersebut dan harus ikut merasakan manfaatnya,” kata Mardianto.

Ia menegaskan, upaya mewujudkan kedaulatan pangan dan energi tidak hanya menjadi tanggung jawab satu daerah atau satu pihak, melainkan kepentingan bersama untuk mendukung kebutuhan Indonesia.

Dalam pelaksanaannya, PT Palma juga menjajaki dukungan pembiayaan melalui kerja sama dengan Bank Dunia dan lembaga keuangan internasional. Skema tersebut diharapkan dapat mendukung pembangunan infrastruktur tanpa menambah beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Mardianto mengatakan, pembiayaan akan diarahkan sesuai kebutuhan pembangunan sehingga pelaksanaan program dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.(*)

Editor : Agung Trihandono
Mamberamo raya