Umur Anjing Berbeda Berdasarkan Ras, Kenali Cara Menghitung dan Merawatnya

AdminDua • Dipublikasikan Minggu, 8 November 2026 | 04:35 WIB
Ilustrasi. (GEMINI AI)
Ilustrasi. (GEMINI AI)

CEPOSONLINE.COM - Usia anjing tidak hanya ditentukan oleh berapa lama hewan tersebut hidup, tetapi juga berkaitan dengan ras, ukuran tubuh, faktor keturunan, serta perawatan sehari-hari. Secara umum, anjing memiliki harapan hidup sekitar 10 hingga 13 tahun. Namun, sejumlah ras berukuran kecil berpeluang hidup lebih lama dibandingkan anjing berukuran besar.


Dilansir dari laman Pontianak Post memahami usia anjing menjadi hal penting bagi pemilik karena setiap tahap kehidupan memiliki kebutuhan berbeda. Mulai dari pemberian makanan, aktivitas fisik, hingga pemeriksaan kesehatan, semuanya perlu disesuaikan dengan kondisi dan pertambahan usia hewan peliharaan.


Cara Menghitung Umur Anjing ke Usia Manusia

Selama ini, perhitungan umur anjing kerap menggunakan anggapan satu tahun usia anjing setara dengan tujuh tahun manusia. Metode tersebut dinilai kurang akurat karena tidak memperhitungkan perbedaan ukuran tubuh, ras, serta perkembangan anjing yang berlangsung cepat pada awal kehidupannya.


Dalam perhitungan umum yang dijelaskan NexGard, tahun pertama kehidupan anjing setara dengan sekitar 15 tahun manusia. Tahun kedua setara dengan sembilan tahun manusia, sedangkan setiap tahun berikutnya diperkirakan sama dengan lima tahun manusia. Rumus tersebut merupakan perkiraan rata-rata untuk anjing berukuran sedang, sehingga hasilnya dapat berbeda pada ras kecil maupun besar.


Harapan Hidup Anjing Berdasarkan Ukuran dan Ras

Perbedaan harapan hidup juga terlihat berdasarkan ukuran tubuh. Anjing kecil umumnya dapat hidup sekitar 14 hingga 18 tahun, sedangkan anjing berukuran sedang memiliki perkiraan usia 12 hingga 15 tahun. Adapun anjing besar dan raksasa cenderung mempunyai rentang hidup lebih pendek, yakni sekitar delapan hingga 12 tahun.


Sejumlah ras kecil memiliki perkiraan usia yang relatif panjang. Chihuahua dapat hidup sekitar 14 hingga 16 tahun, Toy Poodle 14 hingga 18 tahun, Yorkshire Terrier 13 hingga 16 tahun, serta Pomeranian 12 hingga 16 tahun. Sementara itu, Dachshund diperkirakan hidup 12 hingga 16 tahun, Shih Tzu 10 hingga 18 tahun, dan Maltese 12 hingga 15 tahun.


Pada kelompok anjing berukuran sedang, Beagle dan Cocker Spaniel memiliki perkiraan usia 12 hingga 15 tahun. Border Collie dan Australian Shepherd juga berada pada rentang 12 hingga 15 tahun. Sementara Brittany Spaniel diperkirakan hidup 12 hingga 14 tahun, Boxer 10 hingga 12 tahun, dan Bulldog sekitar delapan hingga 10 tahun.


Berbeda dengan kelompok tersebut, sejumlah ras besar mempunyai rentang usia lebih pendek. Labrador Retriever dan Golden Retriever diperkirakan hidup 10 hingga 12 tahun. German Shepherd memiliki perkiraan usia sembilan hingga 13 tahun, sedangkan Rottweiler sekitar delapan hingga 10 tahun.


Untuk ras berukuran raksasa, Great Dane diperkirakan hidup tujuh hingga 10 tahun, Bernese Mountain Dog tujuh hingga 10 tahun, Saint Bernard delapan hingga 10 tahun, dan Mastiff enam hingga 10 tahun.


Faktor yang Memengaruhi Umur Anjing

Perbedaan usia tersebut berkaitan dengan sejumlah faktor, salah satunya ukuran tubuh. Anjing besar cenderung mengalami proses penuaan lebih cepat pada tingkat sel dibandingkan anjing kecil. Selain itu, faktor genetik turut memengaruhi kerentanan terhadap penyakit tertentu, termasuk gangguan jantung dan kanker.

Keragaman genetik juga menjadi salah satu aspek yang berkaitan dengan panjang usia. Anjing hasil persilangan atau ras campuran cenderung memiliki harapan hidup lebih panjang dibandingkan sebagian anjing ras murni.


Di luar faktor keturunan, pola makan dan berat badan memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan. Pemberian makanan berkualitas dengan nutrisi yang sesuai membantu mempertahankan kondisi tubuh. Sebaliknya, kelebihan berat badan dapat meningkatkan risiko diabetes, gangguan persendian, serta penyakit jantung.


Aktivitas fisik secara teratur juga diperlukan untuk menjaga kekuatan otot dan kesehatan jantung. Selain olahraga, stimulasi mental melalui permainan dan latihan dapat membantu menjaga fungsi kognitif serta kesejahteraan anjing.

Perawatan kesehatan secara berkala menjadi bagian lain yang tidak boleh diabaikan. Vaksinasi, pencegahan parasit, pemeriksaan dokter hewan, dan perawatan gigi diperlukan untuk membantu menjaga kondisi kesehatan dalam jangka panjang.


Tanda-Tanda Penuaan pada Anjing

Seiring pertambahan usia, anjing juga mengalami perubahan fisik dan perilaku. Bulu yang mulai memutih, terutama di sekitar moncong dan mata, dapat menjadi salah satu tanda penuaan. Perubahan lain meliputi munculnya karang gigi, gigi tanggal, bau mulut, serta penurunan kemampuan penglihatan dan pendengaran.

Dari segi perilaku, anjing yang memasuki usia lanjut biasanya lebih sering tidur dan tidak seaktif sebelumnya. Mereka juga dapat kehilangan antusiasme untuk bermain serta mengalami kesulitan ketika menaiki tangga atau melompat akibat perubahan kondisi otot dan persendian.


Beberapa masalah kesehatan yang perlu diperhatikan pada anjing senior meliputi arthritis atau radang sendi, penyakit jantung dan ginjal, diabetes, gangguan kognitif, serta tumor atau kanker.


Perawatan Anjing Sesuai Tahap Usia

Perawatan berdasarkan tahap usia menjadi salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan anjing. Pada masa anak-anak atau puppy, pemilik perlu memberikan makanan khusus yang mengandung protein dan nutrisi sesuai kebutuhan pertumbuhan. Jadwal vaksinasi dan pemberian obat cacing juga perlu diperhatikan.


Sosialisasi dengan manusia maupun hewan lain perlu dibiasakan sejak dini. Selain itu, pelatihan dasar seperti duduk, datang, dan diam dapat mulai diberikan pada tahap tersebut.


Ketika memasuki usia dewasa, anjing membutuhkan makanan seimbang, aktivitas fisik rutin, serta pemeriksaan kesehatan minimal satu kali dalam setahun. Kebersihan gigi juga perlu dijaga melalui penyikatan rutin atau pemberian dental treat.

Sementara itu, anjing berusia tujuh tahun ke atas membutuhkan perhatian lebih terhadap kondisi kesehatannya. Pemilihan makanan khusus senior, pemantauan berat badan, serta penyediaan tempat tidur yang nyaman menjadi beberapa hal yang perlu diperhatikan.


Pemeriksaan kesehatan untuk anjing senior dianjurkan dilakukan setiap enam bulan. Pemilik juga perlu memperhatikan mobilitasnya dengan mengurangi akses ke tangga tinggi dan menyediakan lingkungan yang mendukung kenyamanan. Mainan interaktif dapat diberikan sebagai bentuk stimulasi mental.


Kesehatan Gigi dan Pemeriksaan Rutin

Kesehatan gigi juga menjadi perhatian dalam perawatan jangka panjang. 


Farmington Veterinary Hospital menyebutkan bahwa lebih dari 80 persen anjing mengalami penyakit gigi ketika berusia tiga tahun. Karena itu, penyikatan gigi secara rutin dan pembersihan profesional sesuai rekomendasi menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan mulut.


Pemilihan makanan berkualitas dengan sumber protein yang baik juga perlu diperhatikan. Jenis makanan sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan anjing pada setiap tahap kehidupannya.

Untuk pemeriksaan kesehatan, anjing dewasa muda dianjurkan menjalani pemeriksaan setidaknya satu kali dalam setahun. Sementara itu, anjing senior disarankan melakukan pemeriksaan dua kali dalam setahun agar potensi gangguan kesehatan dapat diketahui lebih awal.


Gejala Gangguan Kesehatan yang Perlu Diwaspadai

Selain perawatan rutin, pemilik perlu mengenali sejumlah gejala yang dapat menunjukkan adanya gangguan kesehatan. Perubahan perilaku secara tiba-tiba, tubuh lesu, perubahan nafsu makan, rasa haus berlebihan, kesulitan bergerak, serta gangguan pernapasan perlu mendapatkan perhatian.


Masalah pencernaan yang berlangsung lebih dari 24 jam dan munculnya benjolan atau pertumbuhan baru pada tubuh juga termasuk tanda yang perlu diperiksa. Jika menemukan kondisi tersebut, pemilik disarankan segera menghubungi dokter hewan agar penanganan dapat dilakukan lebih awal.


Fakta Mengenai Usia Anjing Tertua

Dalam catatan mengenai usia panjang anjing, Bluey, seekor Australian Cattle Dog asal Australia, disebut memegang rekor sebagai anjing tertua dengan usia 29 tahun lima bulan. Selain itu, Chihuahua dan Toy Poodle juga termasuk ras kecil yang dapat tercatat hidup hingga lebih dari 20 tahun.


Fakta lainnya menunjukkan bahwa anjing betina umumnya memiliki usia sedikit lebih panjang dibandingkan anjing jantan. Anjing ras campuran juga cenderung mempunyai harapan hidup lebih panjang daripada ras murni.

Pada akhirnya, panjang usia anjing tidak hanya berkaitan dengan faktor ras dan ukuran tubuh. Kualitas makanan, aktivitas fisik, kondisi genetik, serta perawatan kesehatan turut memengaruhi kesejahteraan hewan tersebut. Memahami perubahan kebutuhan pada setiap tahap kehidupan dapat membantu pemilik memberikan perawatan yang tepat agar anjing tetap sehat dan nyaman. (*)

Editor : AdminDua
anjing Ceposonline.com