Tertarik Tanam Bunga Bougenville?  Begini Cara Tanam Stek Bougenville Dijamin Berhasil

Agung Trihandono • Dipublikasikan Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:56 WIB
Foto/Ilustrasi tanam stek bougenville anti gagal. (Ceposonline.com/radarsolo.com)
Foto/Ilustrasi tanam stek bougenville anti gagal. (Ceposonline.com/radarsolo.com) 

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA – Halaman maupun teras rumah bisa terasa indah bila ditanami bunga yang berwarna menarik, salah satunya bunga bougenville yang dikenal punya banyak variasi warna.

Untuk mengembangbiakan atau memperbanyak tanaman bunga bougenville ini pun tak perlu dari biji, cukup menggunakan metode stek batang. Ini menjadi pilihan populer di kalangan pencintan anaman hias maupun perajin bonsai. 

Selain praktis, teknik ini memungkinkan memperbanyak varietas bougenville impian dengan sifat yang identik dari tanaman induknya.  Kendati terlihat gampang, tidak sedikit pecinta tanaman pemula yang kerap gigit jari. 

Karena itu, pencinta tanaman hias perlu paham cara stek batang. Bila asal-asalan, maka batang stek yang baru ditancapkan sering kali membusuk, layu, atau mendadak mengering sebelum sempat mengeluarkan akar dan tunas anyar.


Kegagalan tersebut umumnya bersumber dari kekeliruan mendasar dalam pemilihan bahan baku, pemrosesan pangkal batang, hingga kesalahan fatal dalam mengelola media tanam dan lingkungan perakaran. 


Seperti dilansir radasolo.com, perkembangbiakan stek bougenville sebenarnya memiliki tingkat keberhasilan tinggi bila menerapkan prinsip biologis perakaran secara tepat.

 

1. Pemilihan Cabang Ideal dan Rahasia Pengeratan Kulit


Kunci utama keberhasilan stek berawal dari pemilihan bahan baku batang yang tepat. 


Banyak pemula terkecoh dengan mengambil ranting muda yang masih berwarna hijau segar. 


 


Padahal, ranting muda memiliki kadar air tinggi dan belum membentuk jaringan kayu kokoh, sehingga sangat rentan membusuk di dalam tanah.


Pilih batang atau cabang yang sudah berkayu keras dan berwarna kecokelatan.


Batang tua memiliki daya tahan fisik yang lebih kuat terhadap kelembapan media tanam.

 

Fakta Biologis Tempat Tumbuhnya Akar


Secara anatomi, akar bougenville tidak akan pernah muncul dari tengah kayu batang. 


Akar tanaman ini selalu keluar dari area batas kulit, yakni perbatasan antara kulit ari bagian luar dengan lapisan kulit dalam yang berwarna hijau.


Untuk memicu pertumbuhan akar secara melimpah, lakukan pengeratan atau kerokan halus pada bagian pangkal kulit batang (batas kulit luar dan kulit hijau). 

 

Pengeratan ini berfungsi membuka celah-celah baru pada jaringan kambium, sehingga calon akar dapat keluar secara maksimal dari sela-sela pengeratan tersebut.

 

2. Formulasi ZPT Alami dan Langkah Kunci Pengeringan


Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) berperan penting untuk merangsang pembelahan sel pada batas kulit batang agar segera membentuk jaringan akar. 


Penggunaan racikan ZPT tidak selalu harus menggunakan obat pabrikan yang mahal, karena bahan dapur harian pun terbukti ampuh.


Berikut tabel formulasi ZPT alami maupun sintetis beserta tata cara aplikasinya:


- ZPT Alami (Oles):


Bahan/Merek: Bawang Merah atau Bawang Putih.
Cara Penggunaan dan Durasi: Oleskan getah bawang secara merata pada area batas kulit batang yang telah dikerat.

- ZPT Alami (Rendam):


Bahan/Merek: Air Mineral Murni.
Cara Penggunaan dan Durasi: Rendam bagian pangkal batang stek di dalam air mineral selama 5–15 menit.


- ZPT Sintetis:


Bahan/Merek: Groton, Antracol, atau sejenisnya.
Cara Penggunaan dan Durasi: Oleskan pasta atau larutan ZPT secara merata pada area pengeratan batas kulit batang.

Setelah pangkal batang diolesi getah bawang/ZPT sintetis atau diangkat dari perendaman air, jangan langsung menancapkannya ke dalam tanah.


Batang stek wajib diangin-anginkan selama kurang lebih 5 menit di udara terbuka. 


 Pengeringan ini bertujuan agar zat perangsang akar melekat kuat pada jaringan kulit batang dan tidak larut atau hilang saat bersentuhan dengan tanah basah.


3. Racikan Media Tanam Padat dan Pantangan Gunakan Sekam


Berbeda dengan perawatan tanaman dewasa yang membutuhkan tanah poros, media tanam khusus stek bougenville membutuhkan struktur tanah yang padat dan mengikat agar posisi batang tidak goyang sedikit pun.


Gunakan Tanah Merah/Mengikat: Pilih tanah bermaterial padat seperti tanah merah. Jenis tanah ini mampu mencengkeram pangkal batang secara stabil.


Aturan Campuran Kompos: Jika hendak menambahkan kompos, pastikan kompos telah melalui proses fermentasi sempurna hingga teksturnya menyerupai tanah. Batasi porsinya maksimal 20% dari total campuran media.


Penyiraman Awal Sebelum Tanam: Basahi media tanam hingga benar-benar jenuh dan memadat sebelum batang stek ditancapkan. Teknik ini memastikan tanah mengunci posisi batang secara kokoh.


Tancapkan Batang: Masukkan batang yang ZPT-nya sudah mengering ke dalam media padat tersebut. Pastikan posisi batang berdiri tegak dan tidak gampang bergeser.

Ingat, dilarang mencampurkan sekam mentah maupun sekam bakar ke dalam media tanam stek bougenville. 


Sekam membuat tanah terlalu berongga, sehingga batang mudah goyang, kemasukan udara berlebih, dan akhirnya membusuk.

 

4. Penempatan dan Perlindungan Tunas Muda


Penempatan stek bougenville terbagi menjadi dua tahapan krusial yang menentukan tingkat kelangsungan hidup calon tanaman baru:


- Fase Awal (Sebelum Bertunas):


Lokasi Penempatan: Letakkan pot/polibag di ruang terbuka yang mendapatkan paparan sinar matahari langsung.


Manfaat Air Hujan: Pada fase awal ini, guyuran air hujan justru berdampak positif karena nutrisi alaminya ampuh memicu munculnya calon tunas baru.


Penyiraman: Jika media tanah sudah basah oleh hujan atau penyiraman awal, tidak perlu disiram ulang.


- Fase Pascabuat Tunas (Tunas Muda Muncul)


Saat tunas-tunas hijau kecil mulai bermunculan dari ketiak batang, pola perawatan harus diubah secara ketat.


Dilarang Kena Air Hujan Langsung: Tunas muda bougenville sangat sensitif. Guyuran air hujan secara langsung akan membuat tunas menghitam, membusuk, dan gugur mati.

 

Lokasi Beratap: Segera pindahkan pot ke area berteduh/beratap. Apabila menanam dalam jumlah banyak di area terbuka, buatlah sungkup atau rumah plastik transparan di atasnya.


Perlindungan Terik Matahari: Rumah plastik transparan juga berfungsi melindungi tunas muda dari paparan terik matahari yang menyengat di musim panas.


Aturan Penyiraman: Lakukan penyiraman hanya pada sore hari dan dilakukan apabila media tanah mulai terlihat mengering. (*)

Editor : AdminDua
Tanaman Hias bougenville