CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA-Pijat wajah tidak hanya memberikan sensasi rileks setelah menjalani aktivitas seharian. Jika dilakukan dengan teknik yang tepat dan tekanan ringan, pijat wajah juga dapat menjadi bagian dari rutinitas perawatan diri.
Gerakan pijatan pada wajah kerap dikaitkan dengan sejumlah manfaat, mulai dari membantu membuat otot wajah lebih rileks, mengurangi tampilan sembap di sekitar mata, hingga memberikan rasa nyaman ketika mengalami keluhan sinus.
Meski demikian, pijat wajah bukan pengganti perawatan medis. Tekanan yang terlalu kuat, terutama pada kulit yang sedang mengalami peradangan, justru dapat memicu iritasi.
Dilansir dari Hello Sehat dan Halodoc, berikut beberapa manfaat yang kerap dikaitkan dengan pijat wajah.
1. Membantu Wajah Terlihat Lebih Segar
Pijat wajah dapat membantu memberikan efek relaksasi pada otot-otot wajah. Ketegangan yang terjadi berulang pada area tertentu dapat membuat wajah terasa kaku dan tampak lelah.
Gerakan lembut saat memijat dapat membantu mengendurkan ketegangan tersebut sehingga wajah terasa lebih nyaman dan terlihat lebih segar.
Namun, pijat wajah tidak dapat menghentikan proses penuaan. Perlindungan kulit dari paparan sinar matahari dan perawatan kulit yang sesuai tetap penting untuk menjaga kesehatan kulit.
2. Membantu Mengurangi Tampilan Bengkak di Area Mata
Area sekitar mata memiliki kulit yang relatif tipis dan sensitif. Kondisi kurang tidur atau penumpukan cairan dapat membuat area tersebut terlihat lebih sembap.
Pijatan ringan di sekitar wajah dapat memberikan rasa nyaman sekaligus membantu pergerakan cairan pada jaringan.
Jika dilakukan di sekitar mata, pijatan sebaiknya sangat lembut. Hindari menekan bola mata secara langsung.
3. Mendukung Sirkulasi Darah di Wajah
Gerakan pijat pada permukaan kulit dapat memberikan stimulasi pada jaringan wajah. Salah satu efek yang sering dikaitkan dengan pijat wajah adalah membantu meningkatkan sirkulasi darah lokal.
Setelah dipijat, wajah biasanya terasa lebih hangat dan rileks. Namun, pijat wajah tidak dapat dianggap sebagai metode untuk mengeluarkan racun dari tubuh karena proses detoksifikasi terutama dilakukan oleh organ seperti hati dan ginjal.
4. Membantu Perawatan Kulit Berjerawat
Pijat wajah dapat menjadi aktivitas pendamping dalam rutinitas perawatan kulit. Namun, pijatan bukan pengobatan utama untuk jerawat.
Pada kulit yang sedang mengalami jerawat meradang, tekanan atau gesekan berlebihan justru berisiko memperburuk iritasi. Kebersihan tangan juga perlu diperhatikan sebelum menyentuh wajah.
Untuk masalah jerawat yang menetap atau cukup parah, perawatan yang sesuai dan konsultasi dengan dokter kulit tetap lebih dianjurkan.
5. Membantu Memberikan Rasa Nyaman Saat Keluhan Sinus
Pijatan ringan di area dahi, pipi, dan sekitar hidung kerap digunakan sebagai salah satu teknik relaksasi ketika seseorang mengalami keluhan sinus.
Bagi sebagian orang, pijatan tersebut dapat membantu memberikan rasa nyaman dan mengurangi sensasi tekanan pada wajah.
Meski demikian, pijat wajah bukan pengobatan untuk sinusitis. Apabila hidung tersumbat, nyeri wajah, sakit kepala, atau keluhan lainnya berlangsung lama maupun semakin berat, pemeriksaan medis diperlukan.
Lakukan dengan Lembut
Pada dasarnya, pijat wajah dapat menjadi cara sederhana untuk membantu tubuh terasa lebih rileks sekaligus melengkapi rutinitas perawatan kulit.
Agar tetap aman, pastikan tangan bersih dan gunakan tekanan ringan. Hindari memijat bagian kulit yang sedang mengalami luka atau peradangan.
Jika muncul rasa sakit, kemerahan, atau iritasi setelah pijat, segera hentikan.(*)
Editor : Elfira Halifa