CEPOSONLINE.COM,JAYAPURA - Meski telah diupayakan lewat jalur komunikasi dan koordinasi dengan pemangku kebijakan, akses ring road yang sedari Senin (5/10/2026) pagi dipalang ternyata tetap tertutup. Pemilik ulayat tak bergeming membuka satu ruas jalan vital ini.
Aparat kepolisian yang berupaya membujuk hingga pukul 12.30 WIT juga belum mampu membuka palang, bahkan ketika akan dilakukan upaya paksa terjadi aksi dorong mendorong bahkan nyaris baku hantam.
Pemilik ulayat yang sebelumnya berpencar langsung membentuk pagar betis berdiri saling berpegangan tangan dan menutup seluruh badan jalan. Sebelumnya dilakukan komunikasi via telepon antara pemilik ulayat, Yulianus Hamadi dan Pj Sekda, Christian Sohilait namun tidak ada solutif yang diberikan. Terdengar dari speaker jika Pj Sekda menyampaikan bahwa ia bukan pengambil kebijakan.
Sementara masyarakat tetap meminta pemerintah hadir dan memberi jawaban pasti. Hingga telepon tersebut langsung ditutup oleh Pj Sekda dan tidak ada kepastian sehingga masyarakat kembali menduduki titik lokasi yang dipalang. Disini upaya paksa kembali dilakukan bahkan ada wanita yang melepaskan baju dan meminta aparat menghormati adat.
"Kalian (aparat) harusnya menghargai dan memahami adat. Kami tidak akan membukan karena selama ini hanya dijanji - janji. Kami mendapat list soal pembayaran dan ternyata ada nama yang bukan wilayahnya ikut masuk. Sementara kami menunggu belasan tahun belum dibayar sepeserpun," kata Yulianus.
Hingga siang ini, lokasi ring road masih dipalang dan beberapa perwakilan pemilik ulayat sudah bergeser ke kantor gubernur untuk meminta kejelasan. Aparat keamanan juga masih berjaga-jaga disekitar lokasi. (*)
Editor : Abdel Gamel Naser