Kota Jayapura dan Sekitarnya Kembali Diguyur Hujan Lebat

Jimianus Karlodi • Dipublikasikan Sabtu, 3 Oktober 2026 | 07:15 WIB
Ilustrasi pemandangan dari ketinggian yang memperlihatkan pemukiman dan kawasan pesisir Kota Jayapura yang sedang diguyur hujan lebat, pada Sabtu (3/10/2026) pagi.
Ilustrasi pemandangan dari ketinggian yang memperlihatkan pemukiman dan kawasan pesisir Kota Jayapura yang sedang diguyur hujan lebat, pada Sabtu (3/10/2026) pagi.

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA - Kota Jayapura dan  sekitarnya kembali diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, pada Sabtu (3/10/2026) pagi.


Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sebelumnya merilis pembaruan peringatan dini cuaca pada pukul 08.35 WIT terkait potensi hujan lebat yang disertai kilat, petir, dan angin kencang.


Kepada Ceposonline.com, Ketua Tim Meteorologi Publik BMKG, Finnyalia Napitupulu mengatakan berdasarkan pantauan BMKG cuaca ekstrem yang dimulai sekitar pukul 08.40 WIT ini melanda seluruh distrik di Kota Jayapura, meliputi Jayapura Utara, Jayapura Selatan, Abepura, Muara Tami, dan Heram. 


Selain Kota Jayapura, wilayah Kabupaten Jayapura seperti Sentani, Sentani Timur, Kemtuk, Ebungfau, dan Waibu, serta kawasan Kabupaten Keerom meliputi Arso, Skanto, dan Arso Barat turut terdampak.


BMKG juga mengindikasikan bahwa kondisi ini dapat meluas ke daerah lain, termasuk wilayah Depapre, Sentani Barat, Kemtuk Gresi, Nimboran, Nimbokrang, Unurum Guay, Demta, Nambluong, Yapsi, Ravenirara, Gresi Selatan, hingga Yokari di Kabupaten Jayapura, serta wilayah Bonggo Timur di Kabupaten Sarmi. Kondisi cuaca ini diperkirakan berlangsung hingga pukul 10.00 WIT.


Menyikapi perkembangan kondisi cuaca tersebut, BMKG mengimbau masyarakat dan instansi terkait untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi. 


"Potensi hujan lebat hingga sangat lebat dalam skala lokal serta angin kencang dikhawatirkan dapat memicu banjir, tanah longsor, pohon tumbang, maupun kerusakan material lainnya," ucap Finnyalia dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (3/10/2026).


Karena itu ia berharap kepada masyarakat kewaspadaan ekstra sangat diperlukan bagi wilayah dengan topografi curam, bergunung, atau kawasan rawan longsor, terutama jika diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang secara terus-menerus.


"Warga di dataran rendah dan kawasan sekitar aliran sungai diminta mewaspadai potensi timbulnya genangan air maupun banjir. Masyarakat juga diingatkan untuk waspada terhadap pohon besar atau papan reklame yang berisiko roboh saat angin kencang menerjang," himbaunya.


Pihak BPBD, Balai Besar Wilayah Sungai (BWS), dan aparat kepolisian setempat diharapkan dapat berkoordinasi dalam mengamankan arus lalu lintas serta mengarahkan masyarakat agar terhindar dari titik-titik rawan banjir dan longsor selama periode peringatan dini berlangsung. (*)

Editor : Weny Firmansyah
hujan deras kota jayapura