Uncen Palang Lagi Palang Lagi

Jimianus Karlodi • Dipublikasikan Selasa, 29 September 2026 | 14:26 WIB
BEM Uncen saat kembali melakukan pemalangan kampus Kampus Uncen Atas yang berlokasi di Perumnas III Waena, Selasa (29/9/2026).
BEM Uncen saat kembali melakukan pemalangan kampus Kampus Uncen Atas yang berlokasi di Perumnas III Waena, Selasa (29/9/2026). 

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA - Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Cenderawasih (BEM Uncen) kembali melakukan aksi pemalangan terhadap Kampus Uncen Atas yang berlokasi di Perumnas III Waena, Selasa (29/9/2026).

Mereka memprotes sikap pimpinan lembaga yang dinilai lalai dan tidak mau mengakomodir tuntutan mahasiswa, khususnya terkait kejelasan nasib 96 mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK).

​Kordinator Lapangan Aksi sekaligus Menteri Hukum dan HAM BEM Uncen, Darki Uropmabin, menjelaskan bahwa pemalangan ini merupakan buntut dari kebuntuan komunikasi serta ketidakjelasan status Pelaksana Tugas (PLT) Dekan FK Uncen yang ditunjuk pihak rektorat.

​"Aksi ini sebenarnya sudah berakhir beberapa hari lalu, tapi karena kelalaian lembaga yang tidak mengakomodir pernyataan mahasiswa, kami kembali melakukan aksi pada hari Senin ini. Ini merupakan sikap tegas kami setelah tiga kali pertemuan tidak membuahkan hasil nyata," ujar Darki.
​
​Menurut Darki, kekecewaan mahasiswa memuncak lantaran penunjukan PLT Dekan sebelumnya tidak berjalan efektif. Penunjukan awal sempat ditolak oleh calon yang bersangkutan, sementara penunjukan terbaru yang menjatuhkan pilihan pada Dekan aktif FKIP dinilai tidak fokus dan terkesan formalitas semata.

Siapapun yang dilantik menjadi dekan harus menyampaikan komitmen secara langsung dan terbuka untuk mengawal seluruh proses akademik serta ujian profesi dokter hingga tuntas.
​
​Dampak dari pemasangan ini ribuan aktifitas mahasiswa yang mau kuliah akhirnya batal. Beberapa mahasiswa mengeluh dan meminta Uncen tegas. "Kami tidak ada kaitan dengan demo ini. Orang tua kami biayai agar kami cepat selesaikan kuliah jadi kami harap kampus juga tegas, " singkat seorang mahasiswa yang enggan menyebut namanya. (*) 

Editor : Abdel Gamel Naser
bem uncen palang kampus dokter Ceposonline.com