Tolak MBG, Minta Anggaran Dialihkan ke Pendidikan Gratis

Jimianus Karlodi • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 09:00 WIB
Situasi saat aksi penolakan MBG di Perumnas l Waena, terlihat puluhan pelajar mengenakan seragam sekolah dan membawakan poster dan depanduk bertuliskan sejumlah tuntutan, Selasa (15/9/2026).
Situasi saat aksi penolakan MBG di Perumnas l Waena, terlihat puluhan pelajar mengenakan seragam sekolah dan membawakan poster dan depanduk bertuliskan sejumlah tuntutan, Selasa (15/9/2026).

CEPOSONLINE.COM, ​JAYAPURA - Aliansi Solidaritas Pelajar West Papua menggelar aksi unjuk rasa untuk menyuarakan penolakan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah pusat. 

Selain menolak program tersebut, massa aksi mendesak pemerintah untuk mengalihkan fokus dan anggaran guna mewujudkan pendidikan gratis serta pembenahan fasilitas sekolah. 

Kepada Cenderawasih Pos di lokasi​ perwakilan Korlap Aliansi Solidaritas Pelajar West Papua, Leo Mulikma (17), menegaskan bahwa  program MBG  tidak tepat sasaran dan justru menimbulkan berbagai persoalan di sejumlah daerah. 

​"Kami meminta program MBG dihentikan dan diganti dengan pendidikan gratis," tegas Leo siswa SMA Negeri 7 Jayapura di sela-sela aksi, Selasa (15/9/226) di Perumnas l, Waena.

Ia mengkritik pemusatan anggaran negara pada MBG yang dinilai mengorbankan sektor pendidikan dasar dan tenaga pengajar.

​"Di daerah pedalaman, kita masih sangat membutuhkan guru-guru yang berkualitas dan gedung sekolah yang layak. Namun semua anggaran justru dialihkan ke MBG, sehingga guru dan ASN ikut menjadi korban," ujar Leo.

Aksi ini diikuti oleh gabungan pelajar dari berbagai sekolah di Jayapura, salah satunya adalah SMAN 7 Jayapura serta partisipasi elemen mahasiswa dan pelajar lainnya.(*)

Editor : Abdel Gamel Naser
Ceposonline.com Makan Bergizi Gratis (MBG) pendidikan