CEPOSONLINE.COM,JAYAPURA- Kepala Kantor Komnas HAM Papua, Frits Ramandey melihat ada upaya untuk membakar kantor atau menciptakan api yang lebih besar dari teror yang dilakukan pelaku dengan membuang bom molotov ke kantornya siang ini, Rabu (9/9/2026).
Pasalnya dari molotov yang pecah itu posisinya berada sangat dengan motor pegawainya. Niatan pelaku diduga dampak dari molotov ini akan membakar motor dan menciptakan api yang lebibh besar bahkan bisa jadi membakar kantornya.
"Ini teror di siang hari, harus segera diungkap," kata Frits sesaat setelah kejadian. Frits saat kejadian berada di dalam kantor dan setelah terdengar molotov pecah ia langsung bergegas keluar kantor. Dikatakan pelaku diduga berjumlah 1 orang dan setelah melempar langsung melarikan diri.
"Ini bagian dari teror kepada lembaga negara yang membidangi hak asasi manusia dan saya minta ini segera diungkap sebab pelaku melakukan aksi di siang hari. Sangat terbuka dan tempatnya terang," bebernya. "Ada sumbu dan botol yang pecah, dan perlu segera diungkap," tutup Frits. (*)
Editor : Abdel Gamel Naser