CEPOSONLINE, JAYAPURA – Penutupan total akses utama Jalan Raya Abepura, khususnya di kawasan Skyland tepatnya di Tugu Theis, dipastikan berlanjut.
Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Jayapura memutuskan untuk memperpanjang durasi rekayasa lalu lintas tersebut akibat kendala teknis yang dihadapi tim di lapangan.
Proyek percepatan penanganan longsoran dan pemasangan box culvert ini semula ditargetkan rampung pada, Senin (7/9/2026) setelah dimulai sejak Jumat (4/9/2026) lalu.
Namun, pengerjaan konstruksi yang membutuhkan sterilisasi area penuh tersebut belum dapat diselesaikan sesuai jadwal awal yang direncanakan.
Pihak BPJN Jayapura secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh warga Kota Jayapura atas ketidaknyamanan serta terganggunya mobilitas harian akibat penambahan durasi penutupan jalan utama ini.
"Sebelumnya minta maaf atas perpanjangan waktunya, karena ada beberapa hal yang terjadi saat pelaksanaan," ungkap PPK Balai Pelaksanaan Jalan Papua (BPJN) Jayapura, Zuananda Azami, saat memberikan konfirmasi terkini mengenai progress pekerjaan, Senin (7/9/2026).
Guna meminimalisir dampak kemacetan dan ketidakpastian bagi para pengguna jalan, pihak kontraktor bersama BPJN saat ini mengoptimalkan seluruh sumber daya dan alat berat yang dikerahkan di lokasi proyek kawasan Skyland.
Pekerjaan difokuskan pada penuntasan struktur dasar box culvert agar fungsi drainase dan penstabilan tebing longsor dapat segera berfungsi secara optimal sebelum akses kendaraan dibuka kembali.
"Saat ini kami terus push pekerjaannya agar segera bisa dilewati. Untuk penambahan waktu kira-kira sampai 2-3 hari ke depan," tegas Zuananda menjelaskan estimasi terbaru penyelesaian proyek tersebut.
Dengan diperpanjangnya masa penutupan jalur Skyland hingga pertengahan pekan ini, skema pengalihan arus lalu lintas dari Satuan Lalu Lintas Polresta Jayapura Kota tetap diberlakukan secara penuh.
Pengendara dari arah Abepura yang hendak menuju Kota Jayapura diimbau untuk terus memanfaatkan rute pengalihan melalui jalur Ring Road, Bukit Jokowi, maupun Mangga Besar demi menghindari penumpukan kendaraan.
Sementara itu, arus kendaraan dari arah Entrop atau Kota Jayapura yang mengarah ke Abepura diarahkan melintasi jalur Jalan Baru Belakang atau melintasi rute alternatif samping Masjid Al-Hidayah Entrop (Kolam Buaya).
Masyarakat pengguna jalan diimbau untuk tetap bersabar, mengantisipasi potensi waktu tempuh yang lebih lama, serta selalu mematuhi instruksi petugas lalu lintas yang bersiaga di setiap titik pengalihan. (*)
Editor : Agung Trihandono