CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA – Aparat gabungan TNI-Polri melakukan razia dan pemeriksaan di sejumlah tempat hiburan malam (THM) di kawasan Entrop, Kota Jayapura, Papua, Jumat (4/9/2026) malam.
Razia tersebut menyasar tiga tempat hiburan malam, yakni Cafe/Bar D'Sultan, Blue Angles dan Cloud9. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi sekaligus mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkotika di lingkungan tempat hiburan malam.
Di Cafe/Bar D'Sultan, petugas memeriksa 25 orang yang terdiri dari empat pria dan 21 wanita. Seluruhnya menjalani pemeriksaan dan tes urine.
Razia kemudian dilanjutkan ke Cafe/Bar Blue Angles. Sebanyak 15 orang diperiksa, terdiri dari lima pria dan 10 wanita.
Sementara di Cafe/Bar Cloud9, petugas melakukan pemeriksaan terhadap 23 orang yang terdiri dari enam pria dan 17 wanita.
Dari tiga lokasi tersebut, total 63 orang menjalani tes urine. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh sampel yang diperiksa dinyatakan negatif dari penggunaan narkotika.
Panit 4 Subdit II Ditresnarkoba Polda Papua, Ipda Aco Hamid Uyo, mengatakan razia tersebut merupakan langkah preventif kepolisian untuk mencegah penyalahgunaan dan peredaran narkotika, khususnya di tempat-tempat hiburan malam.
"Kami melaksanakan kegiatan ini dalam rangka mengantisipasi dan mencegah maraknya peredaran serta penyalahgunaan narkotika di tempat-tempat hiburan malam, seperti bar, diskotek maupun kafe," ujar Aco kepada wartawan.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memberikan edukasi kepada masyarakat maupun pengelola tempat hiburan malam agar bersama-sama mencegah penyalahgunaan narkotika.
Dalam pelaksanaannya, razia melibatkan sejumlah unsur, di antaranya TNI Angkatan Laut, Kodam, Propam Polda Papua, Bidang Humas Polda Papua serta Dokkes Polda Papua.
"Kegiatan ini bertujuan melakukan pemantauan dan pemeriksaan di sejumlah tempat hiburan malam sekaligus memberikan imbauan kepada pengelola maupun masyarakat agar bersama-sama mencegah dan menghindari penyalahgunaan narkotika," jelasnya.
Aco menegaskan, meski seluruh hasil tes urine dalam razia tersebut negatif, upaya pencegahan harus tetap dilakukan secara berkelanjutan.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan tes urine yang dilakukan, seluruh sampel yang diperiksa dinyatakan negatif dari penggunaan narkotika. Ini tentu menjadi hal yang baik, namun upaya pencegahan tetap harus dilakukan secara berkelanjutan," katanya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak mencoba maupun menyalahgunakan narkotika karena dapat berdampak buruk terhadap kesehatan, masa depan, dan kehidupan sosial.
"Kami dari Direktorat Reserse Narkoba Polda Papua mengimbau seluruh masyarakat agar menjauhi dan tidak menyalahgunakan narkotika. Mari bersama-sama mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba demi menciptakan lingkungan yang aman dan sehat," pungkasnya. (*)
Editor : Agung Trihandono