Kebakaran Mandala: Warga Panik Selamatkan Diri, Pencuri Panik Cari Barang

Elfira Halifa • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 06:19 WIB
Kondisi permukiman warga di RW 01, Kelurahan Mandala, Distrik Jayapura Utara, pascakebakaran, Selasa (1/9/2026).(CEPOSONLINE.COM/ELFIRA).
Kondisi permukiman warga di RW 01, Kelurahan Mandala, Distrik Jayapura Utara, pascakebakaran, Selasa (1/9/2026).(CEPOSONLINE.COM/ELFIRA).

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA-Di tengah kepanikan warga menyelamatkan diri dari kebakaran yang melanda permukiman di RT 07 dan RT 02, RW 01, Kelurahan Mandala, Distrik Jayapura Utara, Senin (31/8/2026), muncul persoalan lain.

Sejumlah warga korban kebakaran mengaku barang-barang milik mereka diduga menjadi sasaran pencurian ketika warga sibuk menyelamatkan diri, keluarga, serta harta benda yang masih bisa diamankan.

Mustang, salah satu korban kebakaran, mengatakan kondisi panik dimanfaatkan oleh sejumlah orang yang disebutnya masuk ke rumah-rumah warga dengan dalih membantu, tetapi diduga mengambil barang milik korban.

“Warga sangat panik, namun lebih panik lagi yang mencuri. Kita sibuk memadamkan api, namun pencuri panik mau mencuri barang dengan dalil pura-pura membantu, padahal mereka mencuri barang-barang warga,” kata Mustang, saat ditemui Cenderawasih Pos di lokasi kebakaran, Selasa (1/9/2026).

Ia mengaku bahkan sempat berhadapan langsung dengan seseorang yang masuk ke rumahnya saat dirinya tengah berupaya menyelamatkan pakaian milik anaknya.

Menurut Mustang, dalam situasi tersebut dirinya memilih tidak memperpanjang persoalan karena keselamatan keluarga menjadi prioritas utama.

“Itu di rumah, saat saya amankan pakaian anak saya, ada pencuri yang masuk mencuri. Tapi saya tidak pusingkan. Yang penting pakaian dan sarung bisa kami amankan daripada tidak ada pakaian yang dipakai,” katanya.

Mustang mengatakan dirinya kembali bertemu dengan orang yang diduga hendak mengambil barang dari rumahnya. Namun, ia memilih membiarkan karena lebih mengutamakan keselamatan keluarganya.

“Saya baku ketemu dalam rumah sama pencuri, namun saya sampaikan ke mereka ambil saja, karena saya mementingkan menyelamatkan nyawa keluarga saya dan barang berharga yang bisa diselamatkan,” sambungnya.

Mustang menyebut dugaan pencurian tidak hanya terjadi pada rumah yang terdampak langsung kebakaran.

Menurutnya, rumah warga yang tidak terbakar tetapi ditinggalkan penghuninya untuk menyelamatkan diri juga disebut menjadi sasaran.

“Jangan bilang pencuri kemarin, bahkan rumah yang tidak terbakar juga diambil semua barang-barangnya. Sebab si penghuni rumah pergi menyelamatkan diri duluan karena panik. Pencuri memanfaatkan momen saat orang lain kena musibah,” ungkapnya.

Meski sejumlah barang berharga miliknya ikut terbakar, Mustang mengaku tidak lagi mempersoalkan kehilangan tersebut. Baginya, keselamatan keluarga jauh lebih penting daripada harta benda. (*)

Editor : Elfira Halifa
kebakaran kota jayapura