CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA - Upaya pengamanan yang dilakukan aparat kepolisian saat digelar aksi demo di Jayapura pada Sabtu (15/8/2026) menyisakan cerita baru.
Wakil Ketua BEM Uncen, Frengky Kabak dilaporkan terkena tembakan saat dilakukan pembubaran di Perumnas III Waena.
Pihak BEM juga menyatakan jika Frengky terkena tembakan di bagian kaki. Meski begitu kondisinya mulai membaik.
"Mengenai kondisi Wakil Ketua BEM Uncen Frengky Kabak, saat ini korban dalam keadaan baik-baik saja dan sedang berada dalam masa pemulihan serta penanganan medis mandiri di rumahnya di kawasan Waena, Distrik Heram. Kami terus memantau perkembangan kesehatannya secara berkala," jelas Ketua BEM, Yuluku, Minggu (16/8/2026)
Menteri Hukum dan HAM BEM Uncen, Darki Uropmabin, mengkritik tindakan tersebut.
"Ini bukan sekadar tindakan pengamanan biasa, melainkan bentuk penggunaan kekuatan yang berlebihan," ujar Darki
Ketua Umum MPM Uncen Wialo Willy Silak bersama BEM Uncen secara tegas mendesak Kapolda Papua dan Kapolresta Jayapura Kota untuk bertanggung jawab penuh secara hukum dan etik.
"Kami tidak meminta hukum ditegakkan berdasarkan tekanan atau kebencian, melainkan berdasarkan fakta, bukti, dan proses hukum yang adil. Jika benar terjadi penggunaan senjata api atau kekuatan yang melanggar hukum, maka harus ada pertanggungjawaban pidana maupun etik," tutupnya.
Sementara Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Fredrick Maclarimboen yang dihubungi belum memberi respon
(*)