CEPOSONLINE.COM,JAYAPURA–Tim SAR gabungan secara resmi menutup proses pencarian terhadap dua orang nelayan asal Kota Jayapura yang dilaporkan hilang saat melaut di Perairan Jayapura, sejak Minggu (4/1) malam.
Kedua nelayan tersebut masing-masing bernama Agus Salim (30) dan Sa’di (40).
Namun, hingga Senin (19/1), keberadaan kedua nelayan tersebut belum juga diketahui.
Tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban maupun perahu yang mereka gunakan saat melaut.
Humas SAR Jayapura, Silvia Yoku, menyampaikan bahwa operasi pencarian resmi telah dihentikan. Ia menjelaskan, keputusan penutupan dilakukan setelah seluruh prosedur pencarian maksimal dilaksanakan sesuai standar operasi SAR.
"Operasi pencarian sudah resmi ditutup sejak Kamis (15/1), karena hingga batas waktu yang ditentukan tidak membuahkan hasil," ujar Silvia Yoku melalui pesan WhatsApp, Senin (19/1).
Ia menambahkan, sampai dengan penutupan operasi, Tim SAR tidak menerima informasi baru yang mengarah pada keberadaan kedua nelayan tersebut. "Sampai sekarang tidak ada informasi tambahan, dan hingga penutupan pencarian hasilnya nihil," jelasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, peristiwa ini bermula ketika Agus dan Sa’di pergi melaut pada Minggu (4/1) malam di Perairan Jayapura. Namun hingga beberapa hari berselang, keduanya tak kunjung kembali ke rumah.
Setelah menunggu selama enam hari tanpa kabar, pihak keluarga akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Jayapura pada Minggu (11/1).
Menindaklanjuti laporan tersebut, Basarnas Jayapura bersama unsur SAR gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, serta nelayan setempat langsung melakukan operasi pencarian.
Upaya pencarian dilakukan secara intensif dengan menyisir perairan Jayapura hingga ke wilayah perbatasan Papua Nugini (PNG) serta perairan Sarmi. (*)