Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

Tingkatkan Pengetahuan Dokter, IDI Papua Gelar Simposium Hadirkan Pemateri Berpengalaman

Jimianus Karlodi • 2026-01-10 17:09:52
IDI wilayah Papua saat menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) dan simposium di hotel Horison, Kotaraja, Sabtu (10/1/2026)
IDI wilayah Papua saat menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) dan simposium di hotel Horison, Kotaraja, Sabtu (10/1/2026)

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA - Salah satu tujuan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) adalah meningkatkan kesehatan rakyat Indonesia untuk menuju masyarakat sehat dan sejahtera. Atas dasar itu IDI wilayah Papua pada, Sabtu (10/1/2026) melaksanakan Musyawarah wilayah (Muswil) di Hotel Horison.

Dalam momentum itu IDI wilayah Papua mengadakan beberapa kegiatan sekaligus diantaranya, simposium dan pengabdian masyarakat (Aksi Donor Darah ). 

Kepada Ceposonline.com, ketua panitia, dr. Rizki Dumpatna, Sp.PK mengatakan bahwa dengan diadakannya simposium ini diharapkan dapat menambah ilmu pengetahuan dan pembaharuan ilmu bagi para teman sejawat dokter di wilayah Papua.

Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa pelaksanaan simposium merupakan rangkaian resmi dari Muswil sekaligus bagian dari peringatan momentum besar dalam dunia kesehatan nasional, terutama di Papua.

Adapun tema dalam kegiatan musyawarah tersebut dikemas dalam " Kegawatan Darurat Untuk Dokter Pelayanan Primer" dengan judul "Setabilkan-Prioritas-Rujuk" bagi para dokter pelayanan primer.

Tema ini, menurut dr Rizki, menggambarkan komitmen dokter-dokter di Papua untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan medis melalui pengembangan ilmu, teknologi, dan kolaborasi.

Sehingga menjadi ruang penting bagi para tenaga medis untuk memperkuat jejaring, meningkatkan kompetensi, serta menentukan arah masa depan organisasi profesi dokter di tanah Papua.

"Kami melakukan kegiatan musyawarah wilayah, IDI wilayah Papua yang kami rangkaian dalam Simposium ilmiah, Jadi dalam kegiatan ini kami fokus kepada Dokter-dokter pelayanan primer," kata dr Rizki, Sabtu (10/1/2026) di Kotaraja.

Hadir dalam kegiatan tersebut, dokter umum, dokter spesialis dan para bidan diseluruh provinsi Papua dan Daerah Otonom Baru (DOB), dengan total keseluruhan berdasarkan registrasi sebanyak 360 peserta dari target awal hanya 300 peserta.

Setidaknya ada 15 pemateri lintas profesi yang berpengalaman. Mulai dari dokter spesialis penyakit dalam, spesialis anak, spesialis bedah, spesialis OBGYN (Obstetri dan Ginekologi) dan spesialis jantung.

Ia menegaskan bahwa simposium bukan sekadar agenda ilmiah, tetapi juga wadah pembelajaran kolektif untuk memperkuat kompetensi dokter di Papua agar tetap adaptif terhadap kemajuan dunia medis.

“Simposium ini salah satu cara kita meng-upgrade ilmu sebagai dokter. Dunia kedokteran berkembang cepat, sehingga dokter perlu terus belajar,” tambahnya.

Di tempat yang sama Ketua IDI wilayah Papua Dr. dr. Donald W. Aronggear, Sp.B(K) mengatakan momentum Muswil 2026 menjadi simbol komitmen IDI Papua untuk terus berkarya dan berkontribusi bagi masyarakat. 

Jelasnya, melalui penguatan kapasitas dokter, IDI Papua menegaskan tekadnya untuk membangun generasi Papua yang lebih sehat, kuat, dan berdaya saing dengan cara meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM).

"Berbicara meningkatkan pelayanan kesehatan di Papua, salah caranya adalah meningkatkan SDM terutama dibidang profesi dokter dan tenaga kesehatan (Nakes) lainnya," kata dr. Donald.

Hal ini, ketua IDI wilayah Papua sampaikan mengingat di Papua terutama tenaga dokter masih sangat terbatas. Belum lagi fasilitas penunjang kesehatan masih tergolong minim. Meskipun demikian IDI Papua terus memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. (*)

Editor : Weny Firmansyah
#Ceposonline.com #idi #kota jayapura #Masyarakat Sehat #simposium