CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Pemerintah Kota Jayapura kini mengambil langkah tegas untuk menertibkan pendulang emas ilegal.
Seperti diketahui aktivitas pendulang emas ilegal di Kota Jayapura kian marak, bahkan sejauh ini belum ada upaya konkrit dari aparat Kepolisian untuk menghentikan aktivitas para pendulang emas ilegal tersebut.
Padahal para pendulang emas ini sudah beroprasi sejak lama dibeberapa titik di Kota Jayapura.
Selain merusak lingkungan, dampaknya
juga menyangkut keselamatan masyarakat yang berpotensi menimbulkan bencana banjir dan longsor di Kota Jayapura.
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo kini meminta aparat keamanan untuk segera melakukan pengawasan langsung di lapangan.
Iapun meminta Kapolresta Jayapura Kota dan Komandan Kodim (Dandim) berkoordinasi dan turun langsung ke lokasi-lokasi pendulangan emas yang masih beroperasi.
Langkah ini dinilai penting untuk mencegah risiko longsor dan banjir, terutama saat musim hujan.
“Saya minta Kapolresta Jayapura Kota dan Dandim, ke depan kita akan turun langsung ke lokasi pendulangan emas untuk tertibkan,"ucap Abisai Rollo.
Kata Abisai Rollo bahwa, ketika hujan, daerah di sekitar lokasi pendulangan sangat berisiko mengalami longsor dan banjir yang dapat menimpa masyarakat.
Menurutnya, aktivitas pendulangan emas tanpa pengelolaan lingkungan yang baik telah merusak struktur tanah serta daerah aliran sungai.
Kondisi tersebut meningkatkan potensi bencana dan mengancam keselamatan warga yang tinggal di sekitar lokasi pendulangan.
Selain melibatkan aparat keamanan, Wali Kota juga menginstruksikan lurah dan kepala distrik untuk aktif mengawasi wilayah masing-masing.
Ia menekankan bahwa pemerintah di tingkat paling bawah harus berani mengambil tindakan tegas demi melindungi masyarakat.
“Untuk lurah dan kepala distrik, saya minta wilayahnya dijaga dengan baik. Apabila masih ditemukan masyarakat yang melakukan pendulangan, segera dilarang,"tegas pria yang disapa ABR ini.
Orang nomor satu di Kota Jayapura ini dengan tegas bahwa, tidak boleh lagi ada aktivitas menggali atau mendulang tanah yang dapat membahayakan lingkungan dan keselamatan masyarakat.
Adapun Pemerintah Kota Jayapura berharap langkah penertiban ini dapat mencegah terjadinya bencana serta menjaga kelestarian lingkungan demi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.
"Kita akan turun dan tertibkan lagi. Kalau sebelumnya kita sifatnya himbauan, maka kali ini dengan tindakan tegas,"tutup ABR. (*).
Editor : Agung Trihandono