Adventorial Advertorial Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Internasional Kesehatan KPU Papua Pegunungan Kuliner Life Style Lintas Papua Lintas Tabi Menyapa Nusantara Mob Dulu Pace Nasional Opini Otomotif Papua Papua Pegununungan Papua Selatan Papua Sport Papua Tengah Pemilugrafi Pendidikan Persipura Regional Sepakbola Dunia Sepakbola Nasional Top Stories Wisata Zodiak

Victor Mackbon: Pemerintah Sudah Bilang Tak Ada Transmigrasi ke Papua, Terus Apa yang Dipersoalkan Lagi?

Gratianus Silas • 2024-11-15 13:55:17
Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Victor Mackbon, bicara soal aksi demo tolak transmigrasi di Abepura.
Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Victor Mackbon, bicara soal aksi demo tolak transmigrasi di Abepura.

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA – Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Victor Mackbon, mengaku heran dengan aksi demo tolak transmigrasi yang digelar di Kota Jayapura.

Pasalnya, pemerintah pusat mengeluarkan statement resmi bahwa transmigrasi takkan dilakukan ke Papua.

"Kita tahu bersama pemerintah pusat sudah bicara bahwa tidak ada transmigrasi ke Papua, lalu apalagi yang dipersoalakan?” ujar Victor, Jumat (15/11/2024).

Victor malah mengkhawatirkan aksi yang diinisiasi Komite Nasional Papua Barat (KNPB) tersebut malah ditunggangi untuk kepentingan politik Pilkada 2024.

"Kami akan jaga sampai sore, karena saya tidak mau momentum ini dipakai untuk menunggangi politik Pilkada ini," tegasnya.

Diketahui, aksi demo tolak transmigrasi di Papua kembali dilakukan di Kota Jayapura, Jumat (15/11/2024).

Padahal, sebelumnya, Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman memastikan bahwa tidak akan ada program perpindahan penduduk dari luar wilayah Papua ke wilayah Papua.

Dilansir dari antaranews.com, untuk wilayah Papua, Iftitah Sulaiman menjelaskan, Kementerian Transmigrasi fokus terhadap program revitalisasi 10 kawasan transmigrasi di kawasan itu, utamanya empat kawasan sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

"Tidak ada perpindahan penduduk dari luar Papua ke Papua. Saya ulangi, tidak ada perpindahan penduduk dari luar Papua ke Papua.”

“Jadi, fokusnya revitalisasi dan fokusnya juga itu adalah transmigrasi lokal jika dibutuhkan," ujar Iftitah saat sesi doorstop di Kantor Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Jakarta, Selasa, 12 November 2024.

Untuk wilayah Papua, Ia melanjutkan bahwa nanti fokusnya adalah transmigrasi lokal yaitu perpindahan penduduk hanya di dalam wilayah Papua saja, sehingga tidak mendatangkan penduduk dari luar Papua.

"Secara regulasi memang sudah tidak memungkinkan lagi ada pertambahan penduduk dari luar Papua ke Papua, sebelum ada terpenuhi syarat-syarat yang sudah ditentukan oleh pemerintah daerah setempat," ujar Iftitah.

Ia mengatakan, Kementerian Transmigrasi saat ini tengah fokus untuk meningkatkan kompetensi, pengetahuan, keterampilan, termasuk penguatan karakter para transmigran supaya bersikap militan.

"Pesan Bapak Presiden (Prabowo Subianto), ke depan para transmigran harus militan, tidak mengeluh dengan keadaan. sehingga peningkatan kapasitas transmigran itu juga menjadi fokus utama kami ke depan," ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Kementerian Transmigrasi membuka peluang bagi investor dalam negeri ataupun asing untuk membiayai program transmigrasi di Indonesia, di tengah terbatasnya pagu anggaran pada 2025.

Iftitah menyebut bahwa nantinya pembiayaan itu menggunakan sistem bottom- up, berbeda dengan pembiayaan dari pemerintah yang memakai sistem top-down.

"Misalkan ada lahan, kemudian ada beberapa investor contohnya investor dari luar yang membutuhkan 10 ribu hektare untuk kakao. Nah, kalau misalkan nanti petani itu dari transmigran, kemudian kita juga minta hilirisasi. Jadi, pabrik coklatnya pun di situ, nanti tenaga kerjanya pun dari situ," ujar Iftitah. (*)

Editor : Gratianus Silas
#Menteri Transmigrasi #presiden #papua #demo tolak transmigrasi di papua #Komite Nasional Papua Barat #Victor Mackbon #tolak transmigrasi #Ceposonline.com #KNPB #Jayapura #Kapolresta Jayapura Kota #Prabowo Subianto