CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA – Aksi demonstrasi dilakukan Komite Nasional Papua Barat (KNPB) di Kota Jayapura, Papua, Kamis (15/8/2024).
Aksi ini dilakukan dalam rangka peringatan 62 tahun New York Agreement yang jatuh tepat pada 15 Agustus 2024.
Aksi ini dilakukan di beberapa titik di Kota Jayapura, tepatnya di Distrik Heram dan Abepura.
Namun, kini orasi di Lingkaran Abepura masih dilakukan.
Sementara di titik lainnya telah dibubarkan aparat keamanan yang bertugas.
Menariknya, aksesoris Bintang Kejora mewarnai aksi demo yang dilakukan para simpatisan KNPB tersebut di Lingkaran Abepura.
Aksesoris bercorak Bintang Kejora yang dikenakan antara lain syal, baju, ikat kepala, hingga topi.
Aksesoris lainnya yaitu bendera KNPB dengan corak warna merah dan bintang berwarna putih di tengahnya.
Dalam orasinya, massa juga bermodalkan spanduk maupun pamflet.
Beberapa di antaranya bertuliskan “New York Agreement adalah manipulasi antara Belanda, Amerika, dan Indonesia untuk Merebut Tanah Papua.”
Adapula bertuliskan "Perjanjian New York Agreement 15 Agusutus 1962 adalah ilegal, berikan Kemerdekaan bagi Bangsa Papua"
Kemudian pamflet-pamflet bertuliskan "Usir Kolonial Rasisme, Rasisme musuh bersama, Lawan Rasisme, Usir Kolonialisme, Rasisme dan Kolonialisme di West Papua.”
Meskipun demikian, aksi tetap berjalan aman dengan mendapat pengawalan dari aparat keamanan.
Sementara itu, berdasarkan pantauan Ceposonline.com di lapangan, arus lalu lintas di wilayah Kotaraja, Abepura, hingga Waena, bahkan Sentani masih lancar.
Dengan kata lain, aksi demo yang dilakukan tidak berdampak terhadap kemacetan lalu lintas.
Selain itu, aktivitas ekonomi juga terlihat berjalan seperti biasanya.
Mulai dari kios, warung makan, toko-toko, hingga minimarket maupun supermarket di wilayah tersebut terlihat masih beroperasi. (*)
Editor : Gratianus Silas